MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen (Purn) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH mengucapkan selamat, sekaligus mengapresiasi kehadiran Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut periode 2017-2021 sebagai wadah silaturrahim dan mempererat persaudaraan. Masyarakat pun diminta menjadikan perbedaan sebagai pemersatu bangsa.

Hal itu disampaikan Wagubsu Nurhajizah Marpaung saat menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan INTI, Perempuan INTI, YEC dan Gema INTI Sumut di Selecta Building, Jalan Listrik Medan, Minggu (4/3). Hadir diantaranya Ketua Umum INTI Pusat Teddy Sugianto, Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba, Walikota Medan HT Dzulmi Eldin, Konsul Jenderal RRT di Medan Sung Ang, Konjen AS Juha P Salin serta sejumlah perwakilan negara lain dan tokoh masyarakat lintas etnis.

Sesuai dengan tema pelantikan Perhimpunan INTI yakni “Dengan Semangat Kebangsaan Membangun Persaudaraan untuk Indonesiaku”, Wagubsu mengharapkan kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Sumut, sehingga dapat menjadikan provinsi ini bersaing dan mengungguli provinsi lain di Indonesia.

“Perbedaan ini justru membuat kita harus kuat, kita tetap satu dan jangan terpecah-pecah. Karena itu saya berpesan, mari kita jaga persaudaraan dan bekerjasamalah kepada siapapun untuk kebaikan,” ujar Nurhajizah.

Kepada pengurus yang dilantik, Wagubsu juga berpesan agar kehadiran Perhimpunan INTI/PINTI/YEC serta Gema INTI Sumut, dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Wagubsu juga menekankan, mendidik generasi muda menjadi lebih baik adalah tugas bersama. Begitu juga partisipasi para tokoh yang telah banyak menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan karakter anak bangsa, patut diapresiasi dan dicontoh.

“Semoga organisasi seperti ini bisa tumbuh terus, sebab meskipun berbeda, namun menjadi pemersatu agar kita di Sumut lebih solid lagi. Sehingga tujuan kita membangun Sumut dengan cepat, tepat dan benar bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan INTI Sumut Anwar Susanto didampingi Sekretaris Tommy Wistan menyampaikan apresiasinya kepada pengurus periode sebelumnya. Dirinya berharap kepengurusan baru, menjadikan momentum setiap tahun sebagai titik awal menuju puncak.

“Semua yang tampil adalah yang terbaik. Maka kehadiran INTI harus menambah dan bermanfaat bagi masyarakat. Seperti tahun politik ini, bagaimana memberikan pendidikan politik, tidak memblok satu sama lain, agar anggotanya tidak pecah di dalam,” sebutnya.

Karena itu ditegaskannya, Perhimpunan INTI tidak memihak ke manapun, tidak ikut dukung mendukung calon. Namun mengajari bagaimana proses demokrasi dijalankan tanpa harus merusak rasa persaudaraan yang ada.