Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri pertemuan seluruh jajaran pemerintah se Kepulauan Nias di Pendopo Rumah Dinas Bupati Nias Selatan, Jum'at malam 16/11/2018). (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu).

Nias Selatan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bertemu dengan para Bupati dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kepulauan Nias di pendopo rumah dinas Bupati Nias Selatan, Teluk Dalam, Nias Selatan, Jumat malam (16/11).

Pada kesempatan itu, Gubernur Edy mengatakan Nias punya potensi lebih besar jika dibandingkan dengan Manado. Terutama potensi sumber daya alamnya. Tetapi pariwisata di Manado berkembang lebih pesat dan banyak dikunjungi wisatawan, baik nasional maupun manca negara. “Manado masih kalah potensinya ketimbang surga kecil yang diberikan di Nias ini,” ujar Edy.

Selain itu, Edy menyebut Nias sebagai wisata selancar nomor 2 dunia setelah Hawai. Hawai hanya menang kemajuan infrastruktur. “Ini Nias belum apa-apa sudah nomor 2, apalagi diberi infrastruktur yang bagus?” katanya.

Untuk itu, Edy minta agar seluruh jajaran pemerintah se-Kepulauan Nias untuk bersama sama membangun Nias. “Namanya Nias, cantik namanya. Saya tidak tahu kenapa tak maju di sini,” katanya.

Nias adalah pulau mandiri. Karena itu, menurut Edy, Nias harus mengandalkan sumber daya alamnya yang dimilikinya untuk maju. “Jika menanam buah tanamlah untuk dimakan orang Nias, sebab jika mengirim buah kemari membutuhkan biaya lebih,” ujarnya.

Gubernur juga berpesan kepada jajaran pemerintahan se-Kepulauan Nias, agar bersatu dalam pembangunan. Jangan sampai orang Nias hanya jadi penonton di rumah sendiri. “Jangan hanya bule yang menikmati,” kata Edy.

BACA JUGA  Bertemu Mahasiswa di Yogyakarta, Gubsu : Asrama dan Wisma Hanya untuk Mahasiswa Pemula

Terkait pembangunan, kata Gubernur, kepala desa adalah yang menjadi ujung tombaknya. Hal tersebut harus diperhitungkan agar Sumatera Utara yang bermartabat dapat terwujud. “Kita ingin membangun desa menata kota,” ujarnya.

Edy mengajak jajaran pemerintahan se-Kepulauan Nias agar berpikir bersama-sama apa yang terbaik untuk masyarakat Nias. Pembangunan jangan hanya melulu jalan raya. “Rakyat tak cukup makan jalan, pikirkan jalan ini mau dipakai untuk apa, itu yang penting,” ujarnya

Koordinator Forum Kepala Daerah (Forkada) sekepulauan Nias, yang juga Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengharapkan arahan yang diberikan Gubernur Edy Rahmayadi dapat memberikan semangat bagi OPD dan jajaran pemerintahan di Pulau Nias. “Hal itu demi kemajuan pembangunan di Kepulauan Nias,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut OPD Provinsi Sumut, para Bupati dan OPD se-Kepulauan Nias.

Pada kunjungan kerjanya yang kedua ini, rencananya Gubernur Edy juga akan membuka Pesta Yaahowu 2018 di Teluk Dalam, Nias Selatan.**