Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen TNI (Purn) Dr.Nurhajizah Marpaung SH,MH membuka Diklat Kepemimpinan tingkat III angkatan XIII di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya manusia provinsi sumatera utara Medan.

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen TNI (Purn) Dr.Nurhajizah Marpaung SH,MH membuka Diklat Kepemimpinan tingkat III angkatan XIII di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia provinsi Sumatera Utara Medan (15/8).

Dalam sambutannya Wakil Gubernur mengatakan peningkatan kinerja aparatur dalam rangka pemberian pelayanan publik merupakan program utama pemerintah dewasa ini.

“Program ini dilatarbelakangi oleh makin menguatnya tuntutan masyarakat terhadap ketersediaan pelayanan yang prima efisien dan terjangkau. Untuk itu pegawai negeri sipil sebagai pelaku utama pelayanan dituntut untuk mengaktualisasikan kinerja pelayanan secara optimal, baik pelayanan publik yang bersifat langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.

Peningkatan kemampuan/kompetensi Pegawai Negeri Sipil sangat diperlukan untuk peningkatan kualitas kinerja pemerintah saat ini. Organisasi dengan kinerja yang baik harus memperhatikan 4 unsur yaitu proses,orang (SDM), Teknologi dan kepemimpinan. Keempat unsur ini menurutnya apabila bekerja secara simultan dimana kunci penggerak utamanya ada pada peran SDM mengelola SDM tidak dapat lagi dengan paradigma lama.

Dengan mengaanggap SDM sebagai tenaga kerja namun sebagai makhluk sosial. Harus dikelola sebagai sumber daya yang kualitas kinerjanya dapat lebih di maksimalkan. Hal inilah yang menyebabkan pentingnya manajemen sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan bunyi pasal 10 undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara yang menyatakan bahwa pegawai ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik,pelayan publik dan perekat dan pemersatu bangsa.

“Apalagi saat ini kinerja pelayanan publik masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Dengan kata lain,masyarakat masih melihat adanya kesenjangan antara kinerja PNS yang diharapkan dengan kinerja nyata yang dihasilkan. Fenomena ini menjadi salah satu bukti bahwa mayoritas sumber daya aparatur masih memiliki kompetensi yang kurang optimal. Yang mengakibatkan rendahnya kinerja pelaksaan program progrram pelayanan publik di instansi pemerintah.

Oleh karenanya peningkatan kompetensi aparatur pemerintah merupakan kunci utama dalam melakukan transformasi kinerja pelayanan instansi pemerintah kepada masyarakat” ujarnya dihadapan 40 an peserta diklat PIM III.

Wagubsu Nurhajizah marpaung di dampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Utara Ir.Bonar Sirait,MSi juga mengatakan fungsi ini wajib di emban oleh aparatur sipil negara tidak terkecuali oleh peserta yang sedang mengikuti diklat PIM III. Wagubsu juga berharap peserta diklat dapat mengaplikasikan hal hal yang di peroleh selama diklat dengan sungguh sungguh.

Diklat ini juga di harapkan dapat memampukan peserta diklat mengantisipasi era perubahan yang terjadi saat ini. Sesuai dengan arah kebijakan diklat PNS yang bertujuan untuk mewujudkan PNS yang profesional sebagai proses transformasi kualitas SDM ini ditujukan pada terwujudnya sosok aparatur yang pemerintah yang memiliki jati diri sebagai PNS Republik Indonesia,abdi negara,abdi masyarakat yang mempunyai komitmen integritas dan kompetensi yang tiggi dalam melaksanakan tugas tugas kedinasan dan khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.