Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi membuka secara resmi Jambore Teknologi Tepat Guna Ke-18 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Merdeka, Kota Tebingtinggi, Minggu (14/10/2018). Gubsu mengapresiasi terselenggaranya Jambore TTG, karena hal ini merupakan bentuk pemberian ruang, inspirasi, dan dorongan kepada masyarakat untuk berinovasi dengan memanfaatkan potensi SDA yang ada di daerah masing-masing. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

TEBINGTINGGI – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan bahwa Sumatera Utara (Sumut) ibarat surga kecil yang dihadirkan Tuhan di Indonesia. Sumber daya alam melimpah dan destinasi wisata yang indah dan alami tersebar di 33 kabupaten/kota.

Hal ini disampaikannya saat membuka Jambore Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-18 Tingkat Provinsi Sumut Tahun 2018, di Lapangan Merdeka, Tebingtinggi, Minggu (14/10). “Saya sudah keliling Indonesia, saya akui Sumut itu kaya sekali. Harus bangga kita. Sekarang yang penting itu bagaimana cara kita mengelolanya. Pemanfaatan teknologi tepat guna ini salah satu usaha yang tepat untuk kita mengelola SDA yang melimpah itu,” ujar Edy.

Edy mengapresiasi terselenggaranya Jambore TTG. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk pemberian ruang, inspirasi, dan dorongan kepada masyarakat untuk berinovasi dengan memanfaatkan potensi SDA yang ada di daerah masing-masing.

“Kepada Bupati dan Walikota yang hadir, saya imbau gali keunggulan daerah masing-masing. Kembangkan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna. Masyarakat dilibatkan. Saling belajar dari kabupaten/kota di Sumut, yang baik-baik itu tidak apa-apa saling tiru. Sama-sama maju kita,” katanya.

Edy kemudian mengucapkan selamat kepada Pemko dan masyarakat Tebingtinggi atas terpilihnya Tebingtinggi sebagai salah satu finalis dalam Lomba TTG tingkat nasional. “Setelah 16 tahun, ini untuk pertama kalinya masuk jadi finalis. Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya kabupaten dan kota lain menyusul Tebingtinggi,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan SDA dan TTG Kemendes PDTT, Ir Leroy Samy Uguy MA PhD mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan Jambore TTG di Tebingtinggi.

Dirinya berharap kegiatan TTG dan Pameran TTG bermanfaat untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk masyarakat yang nantinya berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. “Masyarakat harus manfaatkan pos-pos pelayanan teknologi (Posyantek) yang tersebar di setiap kecamatan. Pemerintah daerah harus proaktif dalam melakukan sosialisasi, rangkul dan ajak masyarakat untuk berinovasi mengembangkan produk-produk daerah,” tuturnya.

Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan juga mengucapkan terima kasih karena daerahnya telah dipercayakan untuk menjadi tuan rumah Jambore TTG. “Prestasi kami bisa masuk finalis nasional adalah berkat dukungan dan arahan dari Pemprovsu. Untuk itu, kami pemerintah dan masyarakat sangat berterima kasih. Doakan kami menang saat pengumuman di Bali tanggal 19 Oktober nanti,” ucapnya.

Pada Jambore TTG, dilakukan pula penyerahan Bantuan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan produk TTG berupa blender asli rakitan lokal Tebingtinggi kepada masyarakat. Gubernur Edy kemudian menyempatkan untuk mengunjungi stan-stan TTG dari setiap kabupaten/kota Sumut.

Sembari meninjau produk, Edy juga berbincang-bincang dan memberikan masukan terkait pengembangan produk. Pada stan kabupaten Tapanuli Tengah misalnya, Edy menyarankan agar brand produk makanan menggunakan bahasa lokal atau daerah, bukan bahasa asing.

Edy juga menyempatkan beramah-tamah dengan masyarakat yang hadir di lokasi pameran. Banyak diantaranya yang meminta berjabat tangan dan berswafoto. Turut hadir dalam acara tersebut Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provsu Nawal Lubis Edy Rahmayadi, Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, Kepala Dinas PMD Provsu Aspan Sofian, Unsur Forkopimda Tebingtinggi, sejumlah Bupati dan Walikota se-Sumut.**