Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah membuka kopi darat pengusaha laundry se Sumatera Utara di Tiara Convention Center, Jalan Cut Meutia Medan, Sabtu (30/3/2019). Wagubsu berpesan kepada para pengusaha laundry untuk mengembangkan usaha dan sadar lingkungan dan teknologi, dimana perkembangan teknologi yang semakin pesat, usaha laundry harus semakin efisien dari segi waktu maupun biaya. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah membuka kopi darat (kopdar) pengusaha laundry se Sumatera Utara di Tiara Convention Center, Medan, Sabtu (30/3). Pada kesempatan tersebut Wagub Sumut berpesan kepada para pengusaha laundry yang hadir agar mengembangkan usaha yang sadar lingkungan dan teknologi.

Mengenai teknologi, Wagub Sumut mengatakan perkembangan teknologi yang semakin pesat, usaha laundry harus semakin efisien dari segi waktu maupun biaya. Ia juga mengatakan usaha laundry harus sadar lingkungan.

“Kami berharap dalam setiap usaha laundry memperhatikan mulai dari perizinan hingga AMDAL lingkungan, jangan juga kehadiran sebuah usaha laundry mencemarkan lingkungan,” kata Wagub Sumut.

Wagub Sumut juga merasa senang dengan kehadiran para pengusaha laundry di Sumut. Menurutnya kehadiran pengusaha laundry membuka lapangan pekerjaan yang besar dan menyerap tenaga kerja di Sumut. “Saya senang karena memang dalam perkumpulan pengusaha ini pastinya kita semua ini berusaha membuka usaha dan mau membuat lapangan pekerjaan,” katanya.

Selain itu, Wagub Sumut juga mengharapkan kopdar tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengusaha laundry yang hadir.

Ketua Umum Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI), Apik Primadya mengatakan ASLI memiliki standarisasi laundry yang ramah lingkungan dan melek teknologi. Saat ini, ada pengusaha dari 18 provinsi yang sudah bergabung dengan ASLI. Dikatakannya 2 provinsi baru lain akan menyusul bergabung dengan ASLI.

BACA JUGA  Hadiri Konser Amal Sabyan Gambus, Musa Rajekshah Berharap Umat Islam Perkuat Solidaritas

“ASLI membantu teman teman anggota melakukan standarisasi, standarisasi itu mulai dari pelayanan, begitu juga outlet kita coba standarisasikan,” ujar Apik.

Pada kopdar tersebut DPP ASLI akan melakukan edukasi beberapa pengetahuan dan informasi mengenai standarisasi usaha laundry. “Termasuk cara mengolah limbah bagaimana kita akan memgedukasi cara bagaimana kita bisa membuat laundry yang ramah lingkungan,” kata Apik.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara ASLI dan Politeknik Pariwisata Medan. Turut hadir pengusaha laundry se Sumatera Utara dan Aceh.(*)