Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memukul gong pertanda dibukanya secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sumut, di Kantor UPT Pertanian Jalan AH Nasution Medan, Jumat (24/5). Gubernur berpesan agar segera dilakukan pembenahan terhadap organisasi pramuka di daerah ini. Biro humas & keprotokolan setdaprovsu / fahmi aulia

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sumut, Jumat (24/5) di Kantor UPT Pertanian Jalan AH Nasution Medan. Gubernur berpesan agar segera dilakukan pembenahan terhadap organisasi pramuka di daerah ini.

“Kepada Pengurus Kwartir Daerah Pramuka Sumatera Utara untuk segera membenahi organisasi Pramuka. Segera lakukan konsolidasi, benahi organisasi pramuka ini,” tegas Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur juga meminta agar kurikulum Pramuka segera dikembalikan, sehingga tuntutan profesionalisme Pramuka tercipta. “Pramuka merupakan pendidikan non formal untuk para pemuda. Diatur itu, siaga, penggalang dan penegak. Kurikulumnya segera dikembalikan,” ujar Edy Rahmayadi.

Setelah organisasinya selesai dibenahi, menurut Edy Rahmayadi, selanjutnya agar pangkalan pramuka juga dibuat. “Sehingga punya pangkalan, khusus pengendali induk kwarda,” ujar Edy.

Karenanya, Edy meminta kepada peserta agar benar-benar mengikuti musayawarah daerah yang akan dilaksanakan selama tiga hari, 24-26 Mei 2019. “Selamat bermusyawarah, mari kita hidupkan lagi Pramuka Daerah Sumatera Utara,” kata Gubernur.

Sementara Andalan Kwartir Nasional mewakili Ketua Kwartir Nasional Ir Jupri Efendi mengatakan, Kwartir Nasional sangat berbahagia dan berbangga hati terhadap pelaksanaan Musyararah Daerah (Musda) Pramuka yang telah ditunggu sedemikian lama. “Kami yakin ke depannya Gerakan Pramuka Sumut akan semakin maju, karena yang menjadi Kamabida-nya (Ketua Majelis Pembimbing Daerah) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi,” ujar Jupri.

BACA JUGA  Lantik Bupati Labuhanbatu dan Asahan, Gubernur Berpesan Jangan Ingkari Sumpah Pelantikan

Jupri juga meyakini, dengan Musda ini nantinya Gerakan Pramuka Sumut akan kembali bangkit. “Gerakan Pramuka Sumatera Utara menjadi bintangnya lagi di bagian dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,” kata Jupri.

Sementara Ketua Caretaker Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Sabrina melaporkan bahwa Musda ini sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka yang dilaksanakan lima tahun sekali. “Sebagai bagian kedinamisan sebuah organisasi yang berkembang. Salah satu tujuannya untuk mengesahkan dan menetapkan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara masa bakti 2019-2024,” ujarnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut mewakili Forkopimda Provinsi Sumut, para Ketua Mabicab kabupaten/kota, Ketua Kwarcab kabupaten/kota, Pimpinan OPD Pemprov Sumut, para Calon Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut dan undangan lainnya.**