Pertemuan antara Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di Budapest Hunggaria, H.E Wening Esthyprobo F di Gubernuran, Selasa (17/10) sore.

MEDAN – Awal Desember tahun 2017, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Salah satu provinsi di Huggari, Bekes County direncanakan akan memperbaharui kerjasama sister Province. Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi dan President of the General Assembly Bekes County, Mihály Zalai sepakat akan menandatangani kerjasama baru sister province antara keduanya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di Budapest Hunggaria, H.E Wening Esthyprobo F di Gubernuran, Selasa (17/10) sore. Kunjungan Wening ke Sumut dalam rangka menindaklanjuti kunjungan Gubsu ke Hunggaria pada November tahun lalu untuk melanjutkan kerjasama sister Province antara Sumut dan Bekes County.

Gubernur Sumatera Utara menyambut gembira rencana kunjungan balasan General Assembly Bekes County, Mihály Zalai pada awal Desember nanti. “Kami tentunya sangat gembira dan menerima dengan tangan terbuka. Terlebih lagi nantinya akan dilakukan penandatanganan kerjasama sister province yang baru, “ ujar Tengku Erry didampingi Kepala Bappeda Sumut Irman dan Kepala Biro Otda dan Kerjasama Basarin Tanjung.

Dalam pertemuan itu, Erry juga mengungkapkan harapannya agar kerjasama sister province antara Sumut dan Bekes County nantinya bisa lebih ditingkatkan lagi dengan lebih banyak bidang kerjasama. Seperti diketahui, kerjasama sister province antara Sumut dan Bekes County dilakukan sejak tahun 2010 dan oleh karenanya perlu diperbaharui.

Lebih jauh lagi, Tengku Erry juga mengungkapkan keinginannya agar kerjasama Sumut bisa diperluas dengan wilayah lain. Secara khusus Tengku Erry mengungkapkan keinginan agar Sumut bisa bekerjasama dalam hal pengelolaan danau.

“Kita memiliki Danau Toba yang terbesar di Asia Tenggara memiliki panjang 100 km dan lebar 30 km, sementara itu di sana ada Danau Balaton yang terluas di Eropa Timur dengan panjang 77 km dan lebar 13 km. Kita berharap bisa digagas kerjasama, agar Sumut bisa belajar dalam hal pengelolaan kawasan danau,” ungkap Tengku Erry.

Dijelaskan Gubsu, banyak potensi yang bisa dikerjasamakan dan dikembangkan dengan Hunggaria. “Kita miliki Danau Toba di sana ada Danau Balaton, kita bisa menjajaki kerjasama dan Ibu Dubes diharapkan bisa menjadi jembatan Sumut dengan Hunggaria,” harap Erry.

Menanggapi itu Wening mengatakan pihaknya akan menjajaki kerjasama dengan kawasan Danau Balaton sebagaimana yang diharapkan Gubernur Tengku Erry. “Nanti saya akan membantu untuk menindaklanjuti kemungkinan kerjasama, apalagi sudah ada mandat dari Pak Gubernur,” ujar Wening.

Memang diakui Wening bahwa manajemen pengelolaan Danau Balaton sudah cukup baik dan bisa dijadikan pembelajaran. “Kita bisa belajar manajemen pengelolaan danau yang dikaitkan dengan pengembangan pariwisata, ekonomi, pelestarian lingkungan hidup. Di sana ada festival setiap musim panas dimana digelar disetiap desa secara bergantian,” kata Wening.