Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada acara silaturahmi dengan anggota DPRD kabupaten/kota se-Sumut, di Wisma Benteng, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (22/10). Gubernur memaparkan rencana pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum di Sumut.

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memaparkan rencana pembangunan sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum, di hadapan ratusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) 15 kabupaten/kota se-Sumut, Selasa (22/10), di Wisma Benteng, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan. Diharapkan para anggota legislatif tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan proyek tersebut.

Sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum yang akan dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam waktu dekat antara lain, pembangunan sport centre dan Islamic centre bertaraf internasional, Rumah Sakit Haji menjadi bertaraf internasional, Jalan Tol dalam Kota Medan, dan pembangunan fasilitas tempat wisata Taman Hutan Raya di Karo dan Tangkahan di Langkat. Juga sejumlah proyek infrastruktur di kawasan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro).

“Jadi ke depan Sumut kita membanggakan, kita tunjukan Sumut bisa punya infrastruktur kelas dunia, ini bukan Sumut ecek-ecek,” kata Gubernur Edy Rahmayadi pada acara silaturahmi dengan anggota DPRD kabupaten/kota se-Sumut, di Wisma Benteng. Hadir di antaranya, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, OPD Pemprov Sumut, serta anggota DPRD dari 15 kabupaten/kota se-Sumut.

Edy Rahmayadi juga meminta para anggota dewan membuat rancangan atau ide mengenai pembangunan yang bisa diperbuat. Sebab anggota dewan dan pemerintah daerah sama-sama memiliki tujuan menyejahterakan masyarakat daerahnya.

“Sama-sama kita lakukan ini, saya yakin kita pasti mampu, APBD dan PAD harus kita dongkrak, jangan berpikir yang receh tentang fee, tidak ada cerita fee,” ujar Edy.

BACA JUGA  Bertarung di Hadapan Gubernur, Petinju Sumut Frans Hutajulu Persembahkan Emas di Porwil X Bengkulu

Edy mengajak para anggota dewan untuk menekankan kejujuran dalam menjalankan tugasnya. Dicontohkannya, negara Finlandia menjadi negara dengan sedikit penjara lantaran kejujuran masyarakatnya. “Banyak kita berdoa, bekerja, mari kita lakukan ini, kelemahan kita ini karena kita tidak jujur,” pesannya.

Kasubdit Wilayah I Dirketorat Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Maria Ivonne Tarigan mengapresiasi paparan Gubernur Sumut tentang rencana pembangunan daerah. Apalagi untuk kemajuan Sumut, tentunya harus didukung oleh semua pihak.

Untuk itu, Maria meminta, para anggota dewan yang hadir untuk mendukung rencana pembangunan tersebut. “Tolong didukung, tentunya tidak akan jadi (rencana pembangunan) itu kalau dewan tidak mendukung, pasti akan ada regulasi yang disetujui bersama,” ujar Maria.

Meski begitu, dukungan harus tetap sesuai regulasi dan fungsi DPRD. Dikatakannya, fungsi utama DPRD adalah mengawal penyelenggara daerah, selain membuat peraturan daerah dan anggaran.

Kemudian ia mengingatkan bahwa posisi pemerintah daerah dan kepala daerah merupakan mitra yang sejajar. “Kepala daerah dan DPRD di sini dia posisinya sebagai mitra yang sejajar,” kata Maria.

Kepala Biro Otda Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan, tujuan ramah tamah dan silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memotivasi dan memperkaya wawasan para anggota DPRD.

Disebutkannya, acara silaturahmi tersebut dihadiri anggota dan unsur sekretariat DPRD dari 15 kabupaten kota se-Sumut. Di antaranya, DPRD Medan, Padangsidimpuan, Sibolga, Pematangsiantar¸ Binjai, Tanjungbalai, Asahan, Lagkat, Padanglawas Utara, Padanglawas, Mandailingnatal, Simalungun, Karo, Humbang Hasundutan, dan Nias Selatan. **

BACA JUGA  Kenang Jasa Para Pahlawan, Sabrina Ajak Generasi Muda Terus Berkarya Majukan Bangsa