MEDAN – Peran keluarga atau orang tua dalam memberikan kasih sayang dan pengawasan kepada anak menjadi hal penting dalam upaya menghindarkan generasi muda menjadi korban peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hal itu disampaikan ketua TP-PKK Sumatera Utara (Sumut) Evi Diana Erry Nuradi pada acara Diseminasi Informasi P4GN Kepada Keluarga bekerjasama dengan BNNP Sumut, Rabu (23/8).

Disampaikan Evi bahwa kasih sayang dan pengawasan orang tua adalah kunci utama agar anak tidak terbawa arur pergaulan di lingkungannya baik masyarakat, sekolah dan lainnya yang mengarah kepada tindakan negatif seperti penyalahgunaan narkoba yang kini sangat menghkawatirkan. Karenanya, TP-PKK Sumut lanjutnya, terus mensosialisikan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat luas serta saling berbagi informasi bagaimana cara efektif menghindarkan generasi muda dari barang haram tersebut.

“Kasih sayang itu memang hal utama untuk kita menghindarkan anak kita dari bahaya peredaran narkoba. Di dalamnya, pengawasan kita kapada aktivitas anak perlu diperketat. Karena sebagai orang tua tentu harus tahu apa dan bagaimana aktivitas dan pergaulan anak ktia sendiri,” katanya.

Selain itu dirinya juga menyambut baik atas kerjasama yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut dengan Tim Penggerak PKK Sumut pada 2017 ini. Karena kegiatan seperti ini menurutnya sangat penting agar pemahaman akan bahaya narkotika terus meluas di masyarakat. Khususnya bagaimana TP-PKK sendiri memahamkannya saat bertemu dengan kelompok masyarakat terbawah yaitu dasa wisma yang berada di setiap desa/kelurahan.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Sumut, T. Harianja juga menyebutkan bahwa keluarga merupakan benteng utama untuk mencegah anggota keluarga menjadi korban peredaran narkoba. Orang tua katanya, perlu mengawasi setiap saat.

“Bagaimana orang tua bisa lebih mencurahkan kasih sayang supaya anak mau mencurahkan masalahnya. Jadi peran orang tua itu sebagai guide, dan saat itu, kita bisa mencari tahu bagaimana memberikan pengawasan kepada anak,” katanya.

Selain itu Harianja juga berharap agar kepada para mantan pecandu narkoba yang telah pulih, harus diberikan perhatian dan motivasi agar tidak lagi terjerumus ke lubang yang sama. Sebab tidak bisa dijamin bahwa yang bersangkutan tidak berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga perlu terus dijaga.

“Kita tidak bisa menjamin, bisa saja teman-temannya yang dulu sama, mengajak lagi mengunakan narkoba. Makanya harus dijaga jangan sampai dia kembali ke jalan yang gelap tadi,” pungkasnya.

[su_carousel source=”media: 1376,1377,1378,1372,1373,1374,1375″ width=”660″ height=”400″ items=”1″]