MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menabur sedikitnya 3.000 benih ikan di Sungai Deli, Minggu (30/9). Diharapkan, benih ikan berbagai jenis itu dapat berkembang biak di Sungai Deli dan berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di sekitar sungai.

Acara penaburan benih ikan yang dilakukan di Dermaga Go River Institut Avros, Sungai Deli, Medan itu juga dihadiri Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia Bathara Surya Yusuf dan sejumlah komunitas peduli sungai.

Gubsu Edy Rahmayadi mengapresiasi kegiatan penaburan benih ikan yang dimotori oleh Yayasan Budaya Hijau Indonesia dan sejumlah komunitas serta relawan peduli sungai lainnya. Karena kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat mewujudkan Sumut bermartabat.

Sumut yang bermartabat, menurut Edy Rahmayadi, bukan hanya untuk masyarakatnya saja, tetapi untuk semua makhluk Tuhan.

Karena itu, kata Edy, apa yang sudah diberikan Tuhan kepada masyarakat Sumut harus dipelihara bersama, termasuk sungai dan lingkungannya. “Yang paling penting saat ini kita fokus di sungai. Kami sudah berdiskusi pada yang berkompeten di bidang ini, nanti kedepan akan kita tindak lanjuti untuk menjaga sungai,” katanya.

Edy juga sadar, bahwa kegiatan penaburan benih ikan di sungai juga menjadi sindiran bagi pemerintah daerah (Pemda). Meski begitu, pihaknya akan menindaklajuti upaya pelestarian lingkungan dan kawasan sungai yang sudah dilakukan LSM dan komunitas peduli sungai. Termasuk penataan pemukiman penduduk di pinggir sungai.

BACA JUGA  Tinjau Pusat Pasar Medan, Gubsu Harapkan TPID Terus Awasi Harga

“Hari ini kegiatannya, menabur benih ikan di sungai, nah ini yang harus kita lanjuti. Tapi yang saya minta sungainya dulu dibenerin baru kita tabur ikan,” katanya.

Sementara itu, acara penaburan benih ikan berlangsung lancar. Sejumlah komunitas yang hadir tampak antusias dan saling bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan, yang ditandai dengan penaburan benih ikan oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan perwakilan komunitas, serta para relawan dari atas boat. Satu persatu kantong plastik berisi benih ikan dibuka dan ditaburkan ke sungai.**