MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyambut positif digelarnya beberapa rangkaian kegiatan remaja Masjid se-Indonesia. Dengan berkumpulnya para aktivis ini menambah bukti provinsi ini kondusif dan nyaman dikunjungi. Pemuda juga diminta agar senantiasa memakmurkan Masjid sebagai pusat ibadah.

“Saya yakin bekumpulnya para aktivis remaja Masjid di Kota Medan di Kota ini tidak sekedar mengejar piala atau trofi, melainkan menempa diri untuk menjadi entrepreneur yang tanguh, sekaligus sebagai wadah pertemuan, silaturahim, pendidikan, permainan, prestasi dan penempatan rasa persaudaraan diantara sesame remaja Masjid dan pemuda Islam se-Indonesia,” ujar Gubernur dalam sambutannya, Jumat (17/11).

Pada rangkaian kegiatan Jambore Wirausaha Pemula Pemuda Remaja Masjid yang juga Rapimnas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) serta Latihan Manajemen Dakwah II yang digelar di Asramana Haji Medan itu, Erry mengaku optimis para pemuda Islam akan bertambah wawasan dan komitmen dalam rangka memberdayakan dan mengembangkan potensinya agar bertaqwa kepada Allah SWT serta senantiasa memakmurkan Masjid sebagai pusat ibadah dengan tetap berpegang teguh pada prinsip akidah, ukuwah dan dakwah islamiyah yang rahmatan lil alamin.

“Dengan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan serta keterampilan bagi kader remaja Masjid sebagai kader penggerak pembangunan bangsa serta masyarakat yang bermoral. Untuk itu kami menganggap perlu digalakkan kegiatan yang bersifat kreatif, dinamis, kognitif yang dikelola dan dilaksanakan serta dikemas dalam satu mata rantai kegiatan seperti Jambore ini secara berkesinambungan,” sebut Gubernur.

Kesempatan itu, Deputi Menpora Asrorun Ni’am Soleh berpesan agar pemuda tidak menjadikan Masjid hanya sebatas tempat melakukan ritus ibadah saja. Sebab Masjid menurutnya adalah pusat peradaban dan melatih etos kepemipinan. Sehingga dirinya berharap kantor BKPRMI tidak jauh dari Masjid.

“Dengan manajemen masjid dan remaja kreatif, mendayagunakan sumber dan potensi yang ada. Sehingga Masjid sebagai sentrum kegiatan keummatan, bahkan mengatur strategi perang sekalipun. Ayo kembali ke Masjid,” sebutnya.

Sementara Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus menyampaikan bahwa kegiatan Rapimnas yang dirangkaikan dengan kegiatan lainnya ini merupakan langkah strategis khususnya dalam menyambut Munas BKPRMI yang akan datang. Bagaimana menciptakan pemuda yang mandiri.

“Kami minta seluruh kader BKPRMI, ayo kembali ke Masjid. Jadikan Masjid sebagai tempat silaturahim, tempat beraktifitas organisasi,” ujar Said dalam sambutannya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa akan dilaksanakan Jambore Remaja Masjid tingkat ASEAN di Sumut pada Desember mendatang yang akan diikuti 23 Negara. Sehingga pihaknya berharap Pemprov Sumut mendukung dan mensukseskan perhelatan akbar tersebut.