Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menghadiri Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara periode 2018-2022 yang diselenggarakan di Hotel Madani, Rabu malam (21/11/2018). Selain pelantikan pengurus pimpinan wilayah, acara ini juga dirangkaikan dengan dialog kebangsaan dan kaderisasi kepemimpinan. (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu).

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumut periode 2018-2022 di Hotel Madani, Rabu malam (21/11). Edy mengatakan Provinsi Sumut membutuhkan Al Washliyah untuk membangun daerah ini.

“Saya perlu Al Washliyah, saya butuh teman, sahabat untuk bersama-sama membuat Sumut jadi lebih baik lagi,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi dalam sambutannya.

Dikatakan Gubernur, Al Washliyah bukan hanya milik para pangurus, kader dan anggotanya saja. Tetapi milik seluruh masyarakat Sumut. Untuk itu, Edy meminta para kader agar dapat berbuat lebih baik untuk daerah ini.

“Jadi Al Washliyah ini bukan punya anda saja, Al Washliyah ini milik Sumatera Utara, jangan main-main,” katanya di hadapan ratusan pengurus dan kader Al Washliyah yang hadir.

Al Washliyah juga diharapkan dapat terus berkembang dan besar seperti ormas Nahdatul Ulama dan Muhamadiyah. “Jika ada Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Jawa, maka di Sumatera ada Al Washliyah,” kata Gubernur Edy.

Kepada kader Gerakan Pemuda Al Washliyah, Edy Rahmayadi meminta agar iktu berperan aktif dalam pemberantasan penyakit masyarakat, seperti prostitusi, judi, minuman keras dan hal hal buruk lainnya. ” Sumut ini besar, saya tak bisa sendiri,” kata Edy.

Selain itu, disampaikannya, bawah Al Washliyah lahir sebelum Republik Indonesia ada. Al Washliyah merupakan salah satu organisasi yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. “Di sektor barat, Al Washliyah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia,” katanya.

BACA JUGA  Edy Rahmayadi Besuk Istri Mantan Pangdam I/BB di Bandung

Sejak dahulu banyak organisasi Islam yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, sangat disayangkan, jika saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa Islam adalah teroris. “Kalau orang sekarang ngomong bahwa orang Islam teroris, yang ikut memerdekakan republik ini adalah orang Islam. Kalau tidak percaya baca sejarah. Kalau kita tak baca sejarah kita tak tahu,” tutur Edy.

Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi mengapresiasi terselenggaranya pelantikan dan dialog kebangsaan yang diadakan, Kamis (22/11). “Saya mencintai Al Washliyah, selamat kepada penguru yang dilantik dan semoga Allah melindungi kita semua, sehingga kita selalu dalam bimbingannya,” ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kadispora Sumut Baharuddin Siagian, Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al Washliyah Wizdan Fauran Lubis, Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumut H Zulham Efendi Siregar, Ketua PW Al Jam’iyatul Washliyah Sumut H Saiful Akhyar Lubis, Sekretaris PW Al Jam’iyatul Washliyah Sumut H Isma Padli A Pulungan.