Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memimpin rapat koordinasi persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang meliputi Pemilihan Presiden/Wakil Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (4/4). humaspemprovsumut

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memimpin rapat koordinasi persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang meliputi Pemilihan Presiden/Wakil Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (4/4).

Gubernur mengingatkan kepada para penyelenggaran Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019. Sehingga Pemilu 17 April 2019 dapat terlaksana dengan lancar, tertib dan aman.

“Ini untuk lancarnya pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif 17 April mendatang,” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi juga menegaskan, agar aparatur sipil negara (ASN) tetap netral. Meski begitu, ASN tetap memiliki hak untuk memilih. “Jadi kita ini harus netral,” katanya.

Selain itu, Edy Rahmayadi berpesan kepada para kepala daerah yang hadir agar melepas paku-paku yang digunakan untuk atribut kampanye di pohon di daerahnya masing-masing. “Saya ingin semua paku yang tertancap di pohon itu dicabut, kasihan pohon itu, tak ikut memilih kok ditancap paku, jadi saya tak mau ada lagi paku yang menancap di pohon,” pesannya.

Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan laporan mengenai ASN yang tidak netral saat ini hanya berjumlah 5 laporan saja. “Itu mungkin karena Pak Gubernur pada Rakor sebelumnya telah mengimbau jaga netralitas ASN Sumut,” ujarnya.

BACA JUGA  Terima Kunjungan Investor Brunei Darusalam, Edy Rahmayadi Tawarkan Sejumlah Potensi Kerja Sama Investasi

Syafrida mengatakan pertemuan yang digelar oleh Gubernur Sumut diperlukan untuk mengantisipasi semua pihak agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Karena kita tahu Sumut dari Pemilu ke Pemilu selalu jadi trending topic nasional,” katanya.

Selain itu, katanya, Rakor tersebut juga berguna untuk memastikan kesiapan kepala daerah untuk membantu penyelenggaraan Pemilu mengenai distribusi, pengamanan hasil pemungutan suara dan persiapan fasilitas pendukung lain. “Serta untuk menyampaikan pesan pemerintah mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kabinda Sumut Brigjend TNI Ruruh A Setyawibawa, perwakilan Forkopimda Sumut, Ketua KPU Sumut Yulhasni, para Kepala Daerah se- Sumut atau yang mewakili dan Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Sumut.**