Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi memberikan pembekalan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (29/10/2018). Gubsu berharap dengan pembekalan ini dapat meningkatkan kinerja para ASN. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memotivasi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumut untuk bekerja lebih maksimal sesuai bidang dan tugas masing-masing. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan Gubernur Edy Rahmayadi dalam acara pertemuan dengan ASN di lingkungan Setdaprov Sumut, Senin (29/10) di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan. Hadir dalam pertemuan itu, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Biro, pejabat eselon 3,4 dan para ASN di lingkungan Setdaprov Sumut.

Motivasi kepada para ASN dilakukan Gubernur Edy sambil menampilkan klip video tentang perjuangan seorang pelari yang selama 8 tahun berturut-turut menjadi juara. Namun pada suatu perlombaan, dia mengalami cidera pada pahanya, sehingga harus berhenti di tengah lapangan. Tetapi, dengan tekad yang kuat dan dorongan dari gurunya, dari pelatihnya yang juga orang tuanya, dia bisa mencapai garis finish, walaupun dengan rasa sakit luar biasa yang dirasakannya.

“Beginilah seharusnya kita dalam mengerjakan sesuatu, kita harus bekerja semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya. Begitu juga ASN,” ujar Edy Rahmayadi di harapan para pejabat dan ASN yang hadir.

Edy mengatakan, bahwa seorang ASN adalah pelayan, yang tugasnya melayani masyarakat. “Ada 14 ribu lebih penduduk Sumatera Utara itu berada di pundak kita. Mereka menunggu kita, apa yang akan kita perbuat untuk mereka,” katanya.

Karena itu, Edy mengharapkan, agar setiap ASN itu mengetahui apa yang menjadi tugasnya masing-masing. Sehingga tidak terlihat lagi banyak ASN datang, teken absen, lalu pulang dan awal bulan terima transferan gaji. “ASN seharusnya ketika mau datang ke kantor sudah mengetahui apa yang akan dia kerjakan,” ujar Edy.

Ke depan, kata Edy, khusunya para ASN yang ada di lingkungan Setdaprov Sumut harus bersama-sama membangun Sumatera Utara. “Tanpa para ASN kami (Gubernur-Wakil Gubernur) tidak bisa mengubah dan bangun Sumut ini. Kami juga tidak bisa wujudkan Sumatera Utara yang bermartabat dan masyarakat sejahtera,” ungkapnya.

Edy juga meminta agar para ASN, khususnya di lingkungan Setdaprov Sumut agar berkomitmen bersama-sama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan bangkit untuk membangun Sumut menjadi lebih baik ke depan. “ASN juga harus meningkatkan kualitasnya. Karena ASN dengan kualitas jelek adalah beban pembangunan. Saya mengharapkan kita komit untuk berubah lebih baik ke depan,” ucap Edy.**