MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi  mengajak masyarakat Sumut memanfaatkan lahan perkarangan untuk menjadi sumber pangan keluarga sekaligus dapat menambah penghasilan. Hal itu dikatakannya pada pembukaan pertemuan Kelompok Wanita Tani dan Pemanfaatan Lahan Perkarangan,Jumat (15/12) di Hotel Madani Medan.

Hadir pada acara tersebut Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu M Azhar Harahap, Mewakili BPTP Sumut DR Siti Maryam, Para Ketua Pokja III Kabupaten/Kota. Gubernur mengatakan bahwa salah satu program pemberdayaan petani di Provinsi Sumatera Utara adalah pemanfaatan lahan perkarangan dan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan dan peningkatan ekonomi keluarga di perdesaan maupun perkotaan. ” Tak sedikit masyarakat di perkotaan melakukan tanaman hidroponik, dengan membuat tanaman di lahan sempit misalnya di belakang rumah atau perkarangan yang lahannya sangat minim. Dengan kegiatan ini keluarga  bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari misalnya seperti cabai dan sayuran,”paparnya.

Untun itu Gubsu sangat mendukung peran Pokja III TP PKK se Sumut dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtokultura dalam mengoptimalkan pemanfaatan perkarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. “Upaya ini dilakukan membudidayakan berbagai aneka umbi, sayuran, buah serta budidaya ternak dan ikan sebagai tambahan untuk ketersediaan pangan sumber karbohidrat, vitamin dan mineral,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provsu M Azhar Harahap bahwa dalam rangka meningkatkan pengembangan kelompok wanita tani dan pemanfaatan lahan perkarangan instansinya telah mendistribusikan berupa bibit cabai dalam polybag ke Kabupaten/kota dengan jumlah 400.000 bibit. Disamping itu telah didistribusikan berbagai jenis bibit tanaman holtikultura seperti jambu, rambutan, mangga dan Alpukat . ” Kegiatan ini diharapkan dapat menunjang kegiatan program PKK di  tingkat Kecamatan maupun di tingkat kelurahan/ desa,”jelasnya.