Gubsu Ajak Umat Nasrani Ikut Jaga Kerukunan Umat Beragama

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengajak umat Nasrani yang merupakan sahabat-sahabatnya Alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) Medan untuk terus ikut menjaga kerukunan antar umat beragama di daerah ini yang selama ini berjalan dengan harmonis. Kerukunan yang terjaga merupakan salah satu modal untuk membangun Sumatera Utara (Sumut) agar lebih baik ke depan.

Hal tersebut dikatakan Gubsu Edy dalam sambutannya saat menghadiri Perayaan Natal Alumni SMANSA Medan, Jumat malam (14/12) di hotel Aryaduta Medan.

Gubsu Edy mengatakan sangat berbahagia dan bangga, karena umat Kristiani, khususnya sahabat-sahabatnya alumni SMAN 1 Medan masih mau merayakan Natal. “Saya yakin tidak ada kejahatan didalam manusia yang sedang merayakan lahirnya Yesus Kristus. Karena orang yang jahat tak akan datang mau merayakan ini,” ujar Gubsu.

Gubsu juga mengajak sahabat-sahabatnya agar dalam seluruh kegiatannya selalu berdoa. Karena tanpa campur tangan Tuhan, tidak ada yang tahu apa yang terjadi diantara mereka. “Kita bisa hadir di tempat yang representatif ini pastinya adalah Campur Tangang Tuhan. Kita hanya merencanakan, tetapi keputusan kita kumpul di sini adalah campur tangan Tuhan,” ujarnya.

Edy Rahmayadi juga mengharapkan kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir untuk mendoakan para korban musibah yang baru terjadi di daerah Tobasa. “Saya mohon kepada Bapak Pendeta dan saudara-saudara sekalian untuk mendoakan 10 orang kebetulan beragama Nasrani yang mengalami musibah bencana longsor di daerah Tobasa,” pintanya.

BACA JUGA  Resmikan Program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut, Edy Rahmayadi Luncurkan “Rumah Sakit Berjalan”

Ketua Panitia Natal Alumni SMANSA Medan Wesly Marpaung mengatakan Perayaan Natal Tahun 2018 ini mengangkat tema “Dan Aku telah menetapkan kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap (Yoh. 15:16b)” dan sub Thema “Melalui Natalan ini, mari kita menghasilkan buah kebenaran di dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan berbangsa”.

Tema ini, lanjutnya diangkat untuk mengingatkan kembali bahwa perjuangan dan didikan yang diajarkan oleh para guru, orangtua tidak terbatas ruang dan waktu. “Dan kita yang mendapat didikan itu harus bisa menghasilkan buah kebenaran di dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan berbangsa,” ujarnya.

Perayaan Natal ini juga dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan kunjungan sosial ke panti-panti asuhan dan juga memberikan tali asih kepada anak-anak yang terkena HIV/AIDS. “Atas nama panitia Natal alumni Smansa 2018, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi sehingga perayaan Natal ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Wesly.

Sedangkan Ketua Persekutuan Alumni SMAN 1 Medan Partogi Pasaribu mengatakan bahwa alumni SMAN 1 mengatakan bahwa perayaan Natal ini dilaksanakan untuk memupuk kebersamaan dengan seluruh Alumni Smansa Medan. “Seperti yang dilakukan para panitia Natal yang bekerja siang malam, begitu juga para alumni yang ikut berpartisipasi. Ini merupakan bentuk kebersamaan yang harus terus dipupuk dan ditingkatkan,” ujar Partogi.

Partogi juga mengajakan kepada seluruh alumni untuk tetap mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang pada saat ini dipercayakan masyarakat Sumut dipimpin oleh Alumni SMAN 1 Negeri Medan angkatan 79. “Mari kita dukung program pembangunan Provinsi Sumatera Utara yang dipimpinan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menuju Sumatera Utara yang bermartabat,” ujarnya.

BACA JUGA  Edy Rahmayadi: Pendidikan Itu Ibarat Senter di Kegelapan

Turut hadir pada perayaan Natal tersebut pengkotbah pada Ibadah Natal Pdt.Yandi Yohannes Purba MPdk yang juga merupakan Alumni Smansa Medan, Kepala Dinas Kehutanan Provsu Ir Halen Purba, Kepala Biro Pembangunan Setdaprovsu Erik Aruan, mewakili Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) SMANSA Kisharianto Pasaribu, mewakili Pembina Persekutuan IKAL SMANSA Horrison Simatupang, para alumni dari berbagai angkatan dan para guru-guru SMAN 1 Medan.**