MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Dr HT Erry Nuradi MSi membuka Kejuaraa Daerah (Kejurda) Atletik Junior Piala Gubsu, Sabtu (18/11) di Stadion Atletik Unimed, Medan. Dia berharap melalui Kejurda tumbuh atlet-atlet baru potensial.

Pembukaan Kejurda Atletik Junior tersebut dihadiri Wakil Ketua Koni Sumut Prof Dr Agung Sumarno, Ketua Umum Pasi Sumut Tengku Mahmud Jefty, Kadispora Sumut Baharuddin Siahaan.

Gubsu berharap kejayaan atletik Sumut masa lalu bisa bangkit kembali. “Harapan itu tentunya melalui kompetisi seperti ini baru kita tahu, mana saja atlet yang selama ini berlatih di daerah bisa menunjukkan prestasinya. Kita pun berharap semua cabor di Sumut bisa berjaya kembali,” katanya. Gubsu juga mengungkapkan harapannya agar lahir penerus Mardi Lestari maupun Parluatan Siregar yang telah banyak meraih prestasi di kancah nasional dan internasional.

Dalam hal ini, katanya, pemerintah berkomitmen mendorong pembinaan olahraga di Sumut adalah melaksanakan even Kejurda bagi cabor yang memiliki lebih dari setengah pengurus cabang aktif di Kabupaten/kota. Ini dilakukan Pemprovsu, demi menggairahkan kembali gelora event olahraga di Sumut. Tentu dengan harapan akan lahir bibit – bibit atlet atletik yang potensial sebagai andalan Sumut di even nasional maupun internasional.

Pada kesempatan itu Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pasi) Sumut Tengku Mahmud Jefri mengatakan atletik Sumatera Utara (Sumut) pernah merasakan masa keemasannya di era 80 hingga 90-an. Namun prestasi itu semakin menurun tajam sehingga memunculkan keinginan untuk membangkitkan kembali era kejayaan tersebut.

Acara yang juga pelantikan Ketua Pasi Zacky mengakui Sumut dulunya merupakan lumbung atlet berprestasi. Bahkan di masa jayanya, empat atlet Sumut yakni Suryati, Parluatan Siregar, Sukhraj Singh dan Mardi Lestari mampu menyumbangkan 9 medali emas untuk Indonesia pada arena SEA Games.

Begitupun, Sumut masih berbangga karena atlet tolak peluru Sumut, Abdul Hafiz meraih perak bagi Indonesia di SEA Games 2017, Malaysia.

Menurut Zacky cabor atletik menjadi indikator prestasi bangsa, karena salah satu induk olahraga terbesar di dunia. “Kita iri, karena negara Vietnam yang jumlah penduduknya 98 juta lebih, atletik bisa meraih 17 emas di SEA Games Malaysia. Sedangkan Indonesia hanya dapat 5 emas dengan penduduk sekitar 270 juta jiwa,”tuturnya

Ketua PASI Sumut periode 2017/2021, Tengku Mahmud Jeffry mengatakan, jabatan ketua umum ini merupakan amanah dan tanggungjawab besar untuk membawa nama besar PASI Sumut meraih puncak prestasi tertinggi di kancah nasional, bukan mencari popularitas. Salah satunya memperbaiki sistem manajemen organisasi, dan menyelaraskan program kerja Pengprov dengan agenda kegiatan KONI Sumut dan PASI Pusat.

“Saya meminta kepada pengurus untuk tetap menjaga kekompakan. Karena dengan kekompakan pengurus provinsi dengan pengcab, dan diselaraskan dengan KONI, saya optimis langkah PASI Sumut maju dan prestasi bisa diwujudkan,” ujar Jeffry.

Pelantikan dirangkai dengan Kejurda Atletik Piala Gubsu. Even yang diikuti 450 atlet dari 26 kabupaten/kota se Sumut.

Adapun kepengurusan inti Pengprov PSSI Sumut periode 2017-2021 yakni Tengku Mahmud Jeffry (Ketum) Drs Suharjo MPd (Sekum), Hadi Sucipto SE (Bendum).