Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi membuka Kejuaraan Daerah Wushu Sanda Piala Gubernur.

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Dr Ir HT Erry Nuradi MSi sangat bangga pada olahraga Wushu di Sumut ,karena tidak hanya mengharumkan daerah asal juga nama Indonesia di mancanegara. Hal itu dikatakan pada pembukaan Kejuaraan Daerah Wushu Sanda Piala Gubernur, Sabtu (19/8) di Sekolah Cinta Budaya Medan.

Hadir pada acara tersebut Tokoh Wushu Indonesia Supandi Kusuma, Ketua Yayasan Cinta Budaya Arianto, Kadispora Baharuddin Siagian.

Pada kesempatan itu Gubsu menyatakan penyelenggaraan kejuaraan daerah Wushu Sanda ini diharapkan agar seluruh atlet dan pembina olahraga Wushu dapat lebih termotivasi dalam melatih serius.

“Dengan memperhatikan seluruh aspek yang dapat menpengaruhi pencapaian prestasi optimal. Tanpa mengesampingkan hakikat dasar dari olahraga itu sendiri yaitu menjalin persahabatan, persatuan, kesatuan dan meningkatkan ketahanan nasional,” paparnya.

Untuk para pembina olahraga wushu serta atlet dan orang tua terus menjauhkan diri dari bahaya narkoba karena semakin hari semakin riskan. “Sibukkan diri atlet-atlet muda kita terus berlatih dan berikan motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi baik didalam maupun diluar kegiatan wushu,” katanya.

Maka Gubsu berpesan kepada seluruh peserya agar bertandinglah dengan jiwa kesatria dan berjiwa besar dan kepada wasit hendaknya dapat memimpin kejuaraan ini dengan adil dan bijaksana.

Sementara Pengprov Wushu Sumut yang diwakili Wakil Ketua Toni SH mengatakan kejuaraan Wushu Sanda ini dimulai dari tanggal 17 hingga 21 Agustus 2017 dan diikuti oleh 10 kabupaten/kota diantaranya Asahan, Tanah Karo, Samoris, Tobasa, Humahas, Siantar, Taput, Medan dan Simalunggun.