MEDAN – Setelah sempat tak beroperasi karena direnovasi, kini Tiara Convention Center Medan kembali menyemarakan binsi perhotelan di Kota Medan. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir Erry Nuradi MSi pun berharap pasca direlaunching Tiara Covention Center dapat menunjang Kota Medan menuju Kota Metropolitan dan Sumatera Utara umumnya.

“Kehadiran Tiara Convention Center setelah beberapa waktu lalu direnovasi dan mudahan dalam waktu dekat ini Tiara Hotel juga akan kembali bisa dimanfaatkan rakyat Sumut. Dengan lokasi yang sangat strategis dijantungnya Kota Medan, di daerah framenya Kota Medan, ini menjadi langkah maju dan mendambah fasilitas yang membagakan bagi Kota Medan dan Pronvisi Sumut. Terimakasih kepada manajemen Tiara, kita berharap Tiara Covention Center yang penuh kenangan ini semakin maju dan jaya,”ujar Erry saat acara Relaunching Tiara Covention Center Rabu malam (18/10/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya perwakilan Forkompimda Provsu, Walikota Medan Dzumi Eldin, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, dan tokoh masyarakat Sumut sekaligus Rahmat Shah.

Dikatakan Gubsu, selain sumber pendapatan lainnya, pemerintah telah menargetkan pada tahun-tahun mendatang sumber devisa yang terbesar berasal dari sektor pariwisata. Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan Sumber daya manusia (SDM)nya Indonesia sektor pariwisata sangat menjanjikan.

Diterangkan Gubsu, dibeberapa negara seperti Singapura yang hanya berpenduduk 5 Juta jiwa namun jumlah wisatawannya melebihi jumlah penduduk mereka. Sedangkan Indonesia, yang bependuduk sekitar 250 jiwa saat ini jumlah wisatawan masih berkisar 12 juta. Sementara itu Provinsi Sumut dengan jumlah penduduk sekitar 14 juta jiwa jumlah wisatawan mancanegaranya baru mencapai 250 ribu orang yang masuk dari tiga pintu masuk yakni pelabuhan Belawan, Bandara Kualanamu dan pelabuhan Tanjung Balai.

” Kita memiliki peluang yang sangat besar untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan. Allhamdulillah perhatian Bapak Presiden kepada Provinsi sumut sunggguh sangat luar biasa seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara dan fasilitas lainnya. Oleh karena itu kita berharap kedepan sebagai mana target 20 juta wisatawan ke Indonesia dan Sumut menyumpangkan satu juta wisatawan kita harapkan dapat tercapai,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Gubsu untuk mendorong percepatan infrastruktur tentunya pemerintah tidak bisa sendiri dan memerlukan peran private sector atau investor untuk menangkap peluang-peluang lainnya. Termasuk juga ketersediaan fasilitas Hotel bertaraf Internasional seperti halnya Tiara Convetion Center Medan yang baru saja direlaunching.

“Pada tahun 2005 saat saya masih menjadi pengusaha, kita ingin mau buat kegiatan bertaraf nasional mencari satu hotel dengan kapasitas 300 kamar saja di Medan ini tidak ada. Hotel bintang lima pun tidak ada pada tahn 2005. Tapi sekarang menurut catatan PHRI sekarang lebih dari lima ribu kamar bintang lima tersedia,”pungkasnya.

Usai memberikan sambutan selanjutnya Gubsu menandatangani prasasti tanda kembali di launching Tiara Convetion Center dengan wajah dan logo yang baru.

Sebelumnya pihak jajaran Direksi dan manajemen PT Tahta Medan diantaranya Seli Siti, Viona, Steven, Benar Aman menyampaikan sejarah singkat perjuangan pembangunan Tiara Covention Center Medan kembali. Dalam paparannya mereka menyampaikan bahwa melalui momen Relaunching Tiara Convention Center Medan menghadirkan berbagai perubahan sarana dan fasilitas sesuai dengan perkembangan zaman.

Tiara Convention Center hadir dengan 5 ruangan terbaik, dengan kapasitas yang dapat menampung mulai dari 20 hingga 2000 orang. Pihaknya juga siap memberikan pelayanan yang spectacular dengan motto Zero Complain & No MistakeMereka berharap seluruh Presiden RI maupun tamu-tamu negara lainnya nantinya dapat memanfaatkan fasilitas di Tiara Convention Center Medan.

“Kami berharap kedepan Bapak Presiden Joko Widodo bisa memanfaatkan fasilitas kami sehingga seluruh Presiden RI seperti masa-masa sebelumnya pernah kemarin,”ujar mereka.