Pelepasan Delegasi Peace is Possible Indonesia oleh Gubernur Sumatera Utara menuju Danau Toba.

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H T Erry Nuradi MSi menyambut baik Kegiatan Peace is Possible of Indonesia yang dilaksanakan oleh Junior Chamber International (JCI) Indonesia, di Rumah Dinas (Rumdis) Gubsu Jl Sudirman No. 41 Medan, Kamis (14/9).

Menurut T Erry yang dibacakan Staf Ahli Gubsu Nouval Makhyar SH MHum mengatakan, mengkampanyekan perdamaian dunia yang dewasa ini di dunia cukup memprihatikan terjadi. Baik kekerasan, peperangan dan ujaran kebencian melalui media elektronik dan media sosial dan juga hoax.

“Kita berharap bukan hanya JCI yang mengkampanyekan perdamaian, tetapi harus seluruh umat manusia, khususnya masyarakat Sumatera Utara,” ujar Gubsu.

Hadir pada kesempatan tersebut National Vice President JCI Indonesia Rudi Sinurat, Hadi Nainggolan dan Bahdrul Kamal, National Tresure JCI Indonesia Tengku Ryan Novandi, National Presiden JCI Malayasia Nurul Huda dan Mohammad Afandi, Local President JCI Medan Irham Basya dan seleruh Delegasi JCI Indonesia.

Selain itu Gubsu juga mengharapkan delegasi Peace is Possible of Indonesia 2017 selain mengkampanyekan perdamaian juga dapat mempromosikan potensi pariwisata Sumatera Utara khususnya Danau Toba. “Dengan kegiatan ini keindahan Danau Toba dapat diperkenalkan kepada dunia, dan Danau Toba dapat menjadi destinasi wisata dunia,” harapnya.

Pelepasan Delegasi Peace is Possible Indonesia oleh Gubernur Sumatera Utara menuju Danau Toba
Chairman Peace is Possible 2017 T Ryan Novandi mengajak seluruh JCI untuk turut ambil bagian mengkampanyekan Peace is Possible of Indonesia 2017 sebagai wujud nyata pemuda (JCI) membangun Sumatera Paten dan Indonesia Damai.

“Kita harus bangga menjadi pemuda yang lahir, bekerja, dan berkontribusi bahkan saat menutup mata nantinya berada di Sumatera Utara. Kita harus bangga menjadi pemuda Indonesia, bangga menjadi pemuda dunia,” ujarnya.

JCI Indonesia yang berusia setengah abad harus memberikan dampak dan perubahan yang nyata untuk Indonesia khususnya dan dunia umumnya. Seperti kita ketahui yang terjadi di dunia hingga saat ini seperti pertikaian, ujaran kebencian, hoax membuat JCI Arround The World ingi menjadi motor penggas perdamaian yang adil dan nyata bentuknya. Peace is Possible kali ini mengambil tema Damai dalam Keberagaman. “Tagline Sumut Paten Indonesia Damai,” sebut Ryan.

Delegasi Peace is Possible JCI akan menuju masa peradaban Melayu di Sumut, Kamis (14/9) selanjutnya bertolak ke kota turis Parapat. Pada Jumat Subuh (15/9) akan menuju Bukit Indah Simarjarunjung untuk melihat matahari terbit (sunrise) di Simarjarunjung kabupaten Simalungun. Sabtu akan melakukan jalan santai keberagaman di Balige dan berakhir wisata adat di desa Merek. Dan acara ini akan berlangsung mulai tanggal 14 September 2017 hingga 16 September 2017.

Local Presiden JCI Medan Irham Basya mengatakan acara ini merupakan acara yang sangat monumental bagi JCI Medan. Dan ini merupakan acara Puncak dari organisasi Pemuda JCI yang telah melakukan beberapa kegiatan dalam rangka mendukung kepemudaan di Medan dan Sumatera Utara untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, dan mutu dari para pemuda Sumateara Utara.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi peluang untuk berkolaborasi even kedepannya yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kontribusi pemuda untuk Indonesia umumnya dan Sumatera Utara khususnya,” ujar Irham Basya.