MEDAN – Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengharapkan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Sumut bisa menjadi pelopor terdepan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) orang Melayu. “ISMI Sumut harus bisa bangun SDM anak Melayu di negeri Melayu,” ujar Gubsu Erry

Hal tersebut disampaikan Gubsu Erry dalam sambutannya pada acara Pagelaran Seni Budaya Melayu dan Pelantikan Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB-ISMI) Periode 2017-2022, Minggu malam (25/2) di Aula Raja Inal Siregar Lt. 2 Kantor Gubsu.

Karena lanjut Erry bahwa PB ISMI yang telah berdiri cukup lama mulai tahun 70 an merupakan kumpulan kaum intelektual, sarjana-sarjana baik dari yang mempunyai pendidikan S1, S2, S3 (doktor) dan beberapa guru besar (profesor). Perkumpulan ini juga dalam rangka meningkatkan SDM yang ada di negara kita dan tentunya bisa menyumbangkan pikiran kepada pemerintah untuk banyak hal.

Disampaikan Erry bahwa negara Indonesia masih banyak kekurangan sarjana-sarjana. Bahkan doktor (S3) juga masih sangat sedikit dibanding negara-negara lain.

Oleh karenanya organisasi-organisasi termasuk ISMI yang menghimpun para kaum intelektual yang menyumbangkan pemikiran-pemikiran bagi pemerintah untuk banyak hal. “Termasuk untuk meningkatkan SDM-SDM khususnya di Provinsi Sumut,” kata Gubsu Erry.

Gubsu juga mengharapkan kepada orang melayu yang memiliki sekolah-sekolah maupun perguruan-perguruan tinggi untuk dapat ikut serta dalam rangka membangun SDM khususnya masyarakat yang ada di Sumut. “Berikan kesempatan bagi anak-anak kita yang ingin memperoleh pendidikan. Guna pembenahan SDM kita di provinsi Sumatera Utara,” ujar Gubsu Erry.

Erry Nuradi juga menghimbau kepada PB ISMI Sumut agar bisa menyatukan semua elemen masyarakat untuk membangun Sumut. “Ibarat jarum dapat menyatukan kain yang terpisah,” ujar Gubsu Erry.

Ketua Dewan Pembina PB ISMI Datuk Juhar Arifin pada kesempatan itu mengharapkan pengurus besar ISMI Sumut periode 2017-2022 dapat membangkitkan kembali masyarakat Melayu di Sumatera Utara khususnya yang tinggal di daerah pesisir. “Ini tugas kita bersama agar masyarakat Melayu tidak susah di negeri Melayu,” kata Mantan Ketua PB ISMI 12 tahun.

Turut Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Dewan Pembina PB ISMI Datok Johar Arifin, para penasehat, para Sultan dan para pengurus PB ISMI Sumut.