Gubernur Sumatera Utara Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si membuka Turnamen Catur Piala Gubsu 2018 yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Utut Atdianto, Anggota DPR RI Sofyan Tan dan juga Walikot Medan di lapangan merdeka Medan, Sabtu (20/5/2018)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengharapkan olah raga catur kembali digalakkan di masyarakat. Sehingga banyak lahir atlet-atlet catur yang berprestasi dari Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Gubsu Erry Nuradi pada acara Kejuaraan Catur Terbuka Tingkat Nasional, Piala Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (19/5).  Hadir di acara itu, Ketua Umum PB PERCASI  Drs GM Utut  Adianto, Anggota DPR RI Sofyan Tan, Walikota Medan HT Dzulmi Eldin MSi dan Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas S Sitorus SE MPd.

Gubsu mengatakan, olah raga catur merupakan olah raga yang sangat digemari masyarakat di daerah ini. Hal ini dibuktikan dengan keseharian masyarakat yang rutin bermain catur di tempat tempat umum, seperti di kedai kopi, serta  banyaknya kejuaraan catur yang diinisiasi berbagai pihak maupun organisasi di Sumut.

Namun secara umum, menurut Erry, prestasi catur Sumut saat ini belum menunjukkan hasil yang maksimal. Atlet-atlet catur Sumut yang bertanding di Pekan Olah Raga Nasional di  Jawa Barat 2016 belum berhasil menyumbangkan medali. Padahal, Sumut dahulu merupakan gudang atlet catur yang handal, seperti Sinarsar Karo-karo, Merlep Ginting, Monang Sinulingga dan Cerdas Barus.

“Saya harapkan ke depan kejuaraan-kejuaraan catur lebih digalakkan lagi oleh Pengprov  PERCASI Sumut dengan dibantu berbagai stakeholder. Dengan semakin banyaknya kejuaraan maka akan mendorong prestasi atlet catur Sumatra Utara,” ujarnya.

Erry juga berpesan agar semua peserta bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan jiwa kesatria. Karena prestasi yang baik dapat dicapai tidak hanya karena berlatih, namun didukung sikap disiplin yang tinggi oleh atlet itu sendiri. “Selain itu para juri diharapkan berlaku jujur dan adil sebagai wasit pertandingan. Sehingga melalui pertandingan ini akan tumbuh atlet-atlet handal,” ujarnya.

Tak lupa, Gubsu juga mengingatkan agar para atlet dan semua hadirin untuk membentengi diri dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan bahaya paham radikalisme yang semakin mengkhawatirkan. “Kita harus berani menolak narkoba dan paham radikalisme,” ajaknya.

Sementara itu, Kejurnas Catur Piala Gubernur Sumatera Utara yang diikuti sedikitnya 200 peserta dari seluruh Indonesia, serta Malaysia dan Thailand itu berlangsung meriah.  Masyarakat yang berada di sekitar Lapangan Merdeka terlihat antusias menonton pertandingan catur.**