MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi mengharapkan silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Utara (Sumut) dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dijadikan momentum untuk merekatkan komunikasi antara Forkopimda dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumut. Sehingga dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi peningkatan kerukunan beragama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan ini, lanjut Gubsu Erry Nuradi, sebagai bentuk komitmen mendukung Forkopimda Sumut guna mewujudkan kondusifitas dan keharmonisan Provinsi Sumut. Terutama dalam menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak baik pemilihan gubernur, bupati dan walikota, khususnya di Provinsi Sumut pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Oleh karenanya melalui silaturahmi ini nantinya bisa mengidentifikasi kendala dan hambatan  dalam upaya mengoptimalkan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk meminimalisir potensi-potensi kerawanan dan menjadi garda pemersatu bagi pemeluk agamanya masing-masing,” ujar Gubsu Erry dalam sambutannya pada acara Silaturahmi Forkopimda dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se-Sumut, Kamis (8/3) di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut.

Pemilihan gubernur, bupati dan walikota di Sumut tinggal menghitung hari. Tentunya semua pihak harus tetap waspada dan terus mengantisipasi berbagai bentuk hasutan yang berpotensi untuk merusak kerukunan umat beragama di Sumut. “Mari kita jadikan Pilkada menjadi pembelajaran untuk merawat kerukunan dan tidak meninggalkan luka yang sangat sulit untuk disembuhkan,” katanya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw pada kesempatan itu mengatakan, silaturahmi dengan Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam upaya menyukseskan Pilkada Serentak 2018 secara damai. Ide ini muncul ketika Forkopimda Sumut berkumpul pada saat menunggu transit Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sebelum bertolak ke luar negeri beberapa waktu yang lalu di VIP Room Bandara Kuala Namu.

“Forkopimda sepakat untuk mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk kesuksesan Pilkada 2018 yang aman dan kondusif, khususnya di Sumut,” ujar Kapolda Sumut yang menjadi tuan rumah kegiatan silaturrahmi ini.

Tema kegiatan ini, kata Kapolda Sumut, adalah menguatkan toleransi antar umat beragama dan menciptakan iklim yang sejuk, guna memantapkan stabilitas Kamtibmas, dalam rangka mewujudkan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota 2018 yang damai di Sumut.

“Kita komit bahwa pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 di Provinsi Sumatera Utara dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar,” ujar Kapoldasu.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yang diwakili Ketua Bidang Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Drs KH Masduki Baidlowi MSi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mewarisi kondisi yang cukup baik dari para pendiri NKRI. Khususnya dalam menghadapi tahun politik 2018 di Provinsi Sumut.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai ideologi bangsa,” ujar Masduki.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, unsur Forkopimda, Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto dan pejabat tinggi polda Sumut dan jajaran, para Bupati dan Walikota, mewakili KPU dan Bawaslu Sumut, Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, mewakili Ketua MUI Sumut, para tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sumut dan organisasi keagamaan.