Gubsu Ir HT Erry Nuradi menerima cenderatamata dari Irwasum Polri Komjen Pol Drs Dwi Priyatno.

MEDAN – Gubsu Ir HT Erry Nuradi mengatakan bahwa Pemprovsu sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Satgas Saber Pungli, atas pengaduan laporan/praktek pungli telah ditindaklanjuti dengan baik. Hal ini terlihat dari beberapa operasi tangkap tangan yang berhasil dilakukan, namun keberhasilan ini harus juga diimbangi dengan pemberian informasi kepada semua pihak terkait, terutama masyarakat mengenai praktek pungutan liar dan upaya pemberantasannya.

“Karena tugas dan fungsi satgas saber pungli tidak hanya tataran penindakan tetapi juga perlu dikedepankan sosialisasi sebagai upaya memberikan imformasi untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman kepada kita semua akan bahaya pungutan liar,” ujar Gubsu.

Hal tersebut dikatakan Gubsu pada acara Jamuan makan malam Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi Dengan Tim Satuan Tugas Saber Pungli dalam rangka sosialisasi peraturan presiden RI nomor 87 Tahun 2016 tentang satuan tugas sapu beraih pungutan liar di Provinsi Sumatera Utara, Senin malam (14/7).

Hadir pada kesempatan tersebut Irwasum Polri Komjen Pol Drs Dwi Priyatno dan rombongan, Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpaw, Irwasda Polda Sumut dan pejabat utama polda Sumut, Inspektur Provsu dan beberapa Kepala SKPD Provsu.

[su_carousel source=”media: 969,968,967″ width=”660″ height=”400″ items=”1″]

Dikatakan Gubsu bahwa sosialisasi peraturan terkait saber pungli ini merupakan hal yang penting dalam memperkuat upaya-upaya pelaksanaan pemberantasan pungutan. Dengan demikian akan ada perbaikan dalam proses pelayanan publik menjadi lancar yang sebelumnya berbelit-belit, kurang terbuka dan berbiaya cukup besar” sebut Gubsu.

Selain itu Gubsu juga menyampaikan bahwa pemprovsu saat ini berkomitmen mendukung tugas-tugas saber pingli. Dengan melakukan kerjasama dengan KPK dalam pelaksanaan tugas pemerintahan seperti pengelolaan keuangan dan pengelolaan aset. Salah satunya dalam mendukung tugas-tugas saber pungli. Pemprovsu melaksanakan sistem online dalam penerimaan peserta didik baru yang sejak tahun 2017 SMA/SMK telah menjadi tanggung jawab provinsi.

“Diyakini penerimaan dengan sistem online ini dapat mengurangi KKN dan pungli. Bahkan memungkinkan untuk menghilangkannya,” sebut Gubsu.

Sementara Irwasum Polri mengatakan saber pungli itu dapat dilaksanakan sesuai yang diharapkan jika tetap menjaga komunikasi dan koordinasi. “Tidak ada pekerjaan yang berat jika kita terus melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik,” ujarnya.

Irwasum juga mengajak kepada semua pihak khususnya kepada penyelenggara pemerintahan untuk terus berkomitmen pelaksanaan saber pungli. Karena selain perbaikan pelayanan kepada masyarakat juga salah satunya untuk meningkatkan jumlah wisatawan dan investor yang akan datang ke Indonesia, khususnya Sumut. “Tidak hanya untuk perbaikan pelayanan publik, tetapi banyak sektor yang diuntungkan dengan saber pungli ini,” kata Irwasum.

Jamuan makan malam itu merupakan jamuan yang penuh dengan suasana keakraban. Sewaktu acara bersantap bersama, Kapoldasu Irjen Pol Paulus menghibur para undangan dangan menyanyikan sebuah lagu. Secara bergantian hal yang sama juga dilakukan Gubsu Erry dan Irwasum.

Gubsu juga berkesempatan memberikan cinderamata kepada Irwasum sebagai ucapan selamat datang.