Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membuka Rapat Kerja Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 di Gedung Aula Bina Graha Pemprov Sumut Jl. P.Diponegoro Medan, Selasa (19/2). Pada kesempatan ini Edy Rahmayadi didampingi oleh Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi dan Ketua Bidang Pameran dan Hubungan Luar Negeri Dewan Kerajinan Nasional Pusat Hesti Indah Kresnarini meluncurkan website resmi Dekranasda Sumut yaitu www.dekranasdasu-sumutprov.go.id.

MEDAN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Nawal Edy Rahmayadi mendorong seluruh Dekranasda Kabupaten/Kota untuk memiliki kreatifitas tinggi, sehingga nantinya dapat memberikan sumbangsih dalam pembangunan daerah yang berbasis ekonomi kreatif.

Hal itu disampaikannya pada acara Rapat Kerja Daerah Dekranasda Provsu tahun 2019, Selasa (19/2) di aula Bina Graha, Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Acara yang dirangkai dengan peluncuran website Dekranasda Sumut “dekranasda.sumutprov.go.id” oleh Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi itu juga dihadiri Ketua Bidang Pameran dan Hubungan Luar Negeri Dekranas RI Hesti Indah Kresnarini, Kadis Perindag Provsu Alwin Sitorus, serta perwakilan Dekranasda kabupaten/kota se Sumut.

Ketua Dekranasda Provsu Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, industri kerajinan memiliki potensi yang besar, dilihat dari jumlah unit usaha dan persebarannya. Industri kerajinan juga merupakan salah satu bagian dari industri kecil yang dapat menggerakkan ekonomi daerah dan berperan besar dalam penumbuhan wira usaha baru, penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan penghasilan masyarakat di daerah. “Dan salah satu penentu keberhasilan industri kerajinan adalah peningkatan kapasitas produksi itu sendiri,” ujarnya.

Disampaikan juga, Sumut kaya akan warisan budaya, sehingga mempunyai prospek sangat besar dalam pengembangan industri kerajinan. “Warisan budaya merupakan sumber inspirasi yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi,”jelasnya.

Sementara, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan setiap kabupaten/kota harus menunjukkan produk kerajinan unggulan. Bila ada produk yang sama, bisa dilakukan kompentisi produk mana yang memiliki kualitas baik dan memiliki purna jual baik dalam maupun negeri.

BACA JUGA  Hadiri Haul KH Mhd Isa Bin H Abdul Malik Albantani, Edy Rahmayadi Kenang Masa Menjadi Murid

“Saya akan datang ke daerah dan melihat langsung produk –produk kerajinan unggulan buatan tangan, ini akan mendorong saya untuk membuat atau menfasilitasi produk-produk tersebut, agar kedepan tidak lagi belanja produk luar negeri. Dan saya yakin produk Sumut memiliki kualitas layak jual dengan harga baik,” ujar Gubsu, ketika meluncurkan (me-launching) website Dekranasda Sumut ‘dekranasdasu.sumutprov.go.id’.

Ketua Bidang Pameran dan Hubungan Luar Negeri Dekranas RI Hesti Indah Kresnarini menyampaikan, produk –produk UMKM Sumut sudah dikenal kalangan masyarakat luar negeri, seperti kerajinan rotan dan lainnya.

Meski demikian, Hesti tetap memberi semangat kepada Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota untuk memberi pembinaan yang lebih baik kepada UKM, misalnya tidak menggunakan pekerja dibawah umur, dan memakai pewarna kimia. “Di luar negeri produk kerajinan tidak lagi memakai pewarna kimia, juga untuk motif menggunakan tangan,”paparnya.

Kadis Perindag Provsu Alwin Sitorus mengatakan bahwa rapat kerja daerah Dekranasda Sumut ini diikuti oleh 120 peserta, yang terdiri dari pengurus pusat dan 33 Ketua/perwakilan kabupaten/kota, serta sejumlah perajin di Sumut.

“Harapnya rapat kerja ini akan melahirkan pemikiran dan penambah pengetahuan para ketua/perwakilan Dekranasda di Kabupaten/Kota untuk lebih maju dan kreatif lagi menghasilkan produk-produk kerajinan para UKM binaan,” ujarnya.**