MEDAN– Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi meminta agar pemuda terus berkarya dan tidak boleh berada pada posisi nyaman. Hal itu disampaikannya pada acara Pelantikan Satgas Inti Mahasakti Karya Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut periode 2018-2023, di Hotel Le Polonia Medan, Sabtu (24/3).

“Dengan pelantikan Satgas ini, mudah-mudahan menambah kekuatan dan semangat dalam membangun Sumut dan untuk IPK sendiri dalam menghadapi era globalisasi,” ujar Gubsu Erry Nuradi dalam sambutannya di hadapan ratusan kader IPK.

Hadir pada pelantikan tersebut, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Ketua Harian DPP IPK Samsul Sianturi, Ketua IPK Sumut Basirun dan Sekretarisnya Andi Atmoko Panggabean, pengurus IPK kabupaten/kota serta ratusan kader dan pengurus organisasi sayap IPK.

“Posisi geografis kita sangat baik, kita punya pantai timur dan barat. Juga dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa. Karena itu kita adalah satu yang terbaik di Indonesia dari segi potensi. Maka perlu ada peran serta pemuda dalam membangun provinsi, khususnya IPK,” sebut Erry.

Dengan kondisi itu, Erry pun mengingatkan kepada pemuda khususnya kader IPK, untuk bekerja keras, memiliki semangat gotong royong, punya rasa kebersamaan. Sehingga sebagaimana nama yang disandang itu, dirinya mengharapkan pemuda untuk bisa terus berkarya.

“Teruslah berkarya, hari ini perkembangan dunia begitu cepat, apalagi teknologi. Karena itu kita tidak boleh berada pada posisi yang nyaman. Seperti ikan Salmon, agar tetap hidup saat dibawa dari tengah laut ke pelabuhan, di dalam kolam yang dibuat, harus diletakkan predator (ikan hiu), agar bias terus bergerak. Karena tanpa predator, justru ikan Salmon akan mati, sebab tidak bergerak, tidak ada tantangan,” katanya.

Untuk itulah, Erry mengingatkan bahwa dalam menghadapi era globalisasi saat ini, diperlukan sikap dan mental yang selalu siap bekerja keras, siap menghadapi tantangan dan tidak terjebak dalam posisi nyaman.

Sementara dalam sambutannya, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan bahwa keberadaan IPK sejak lama sudah membuktikan corak ke-Indonesia-an yang beragam dan hidup dalam kebersamaan dalam perbedaan. Hal itu katanya, tercermin dari tokoh-tokoh senior pendiri organisasi ini, yang punya perbedaan latar belakang.

“Kalau bicara keberagaman di Indonesia, IPK telah membuktikan itu di tengah masyarakat. Karena itu kita bisa jaga keberagaman itu dan IPK menjadi perekat persatuan di Sumut,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua DPD IPK Sumut dalam pesannya yang disampaikan Sekretaris Andi Atmoko Panggabean menyampaikan bahwa dengan dilantiknya Satgas Inti Mahasakti Karya IPK Sumut, dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan hingga akhir periode lima tahun kedepan. Karena itu, pihaknya berharap  H Naro Panggabean selaku Ketua, Rudi Hartono sebagai Sekretaris dan Ferry Zebua pada posisi Bendahara, menunjukkan jati diri sebagai kekuatan satuan tugas mengawal perjalanan organisasi kepemudaan tersebut.

“Kami berharap pelantikan ini mengantarkan saudara semua sampai ke akhir periode di tahun 2023 mendatang. Sebab Satgas ini adalah wajah organisasi, kalau kuat maka IPK akan terlihat kuat. Bagaimana Satgas bisa hadir di setiap momentum kegiatan sosial kemasyarakatan atau bencana, selain tugas utama mengawal kegiatan IPK sebagai induknya,” sebut Moko.