Gubsu Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si di Dampingi Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Bid. Hukum, Politik dan Pemerintahan Nouval Makhyar, SH Beserta Staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Foto Bersama Dengan Dubes India Untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat Ruang Rapat Rudolf M. Pardede Kantor Gubsu, Kamis 22 Maret 2018

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi menawarkan kepada Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, untuk membuka penerbangan langsung dari India ke Bandara Internasional Kualanamu. Karena Sumatera Utara (Sumut) memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

“Dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Tentunya penerbangan langsung dari India ke Kualanamu akan membuat semakin banyak kunjungan wisatawan dari India ke Provinsi Sumatera Utara khususnya,” ujar Gubsu Erry ketika menerima kunjungan Pradeep Kumar Rawat, Kamis (22/3) di ruang rapat Rudolf Pardede, Lantai 10 kantor Gubsu.

Selama ini, menurut Gubsu, banyak wisatawan India yang berkunjunjung ke Singapura dan Malaysia. Sementara untuk Indonesia, wisatawan India banyak berkunjung ke pulau Bali. Padahal jarak Malaysia atau Singapura ke Sumut hanya sekitar 1 Jam. “Indonesia itu bukan hanya Bali saja yang memiliki potensi pariwisata yang menarik. Adanya juga di Sumatera Utara seperti Danau Toba,” ujar Erry.

Selain itu, kata Erry, saat ini hampir 1000 jamaah umroh yang berangkat dari Kualanamu ke Tanah Suci, sementara India berada di pertengahan. Untuk itu, Gubsu berharap agar pemerintah India dapat membuat suatu tempat seperti wisata religi untuk jamaah umroh dari Sumatera Utara, pada saat transit di India menuju Tanah Suci.

Di bidang pendidikan, kata Gubsu, pemerintah India juga menawarkan kerjasama berupa pemberian beasiswa kepada pegawai pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya dari Sumatera Utara yang ingin mengikuti pendidikan di berbagai jurusan yang ada di India. “Ini sangat baik, kita berharap kedepan semakin banyak masyarakat Indonesia yang mengikuti pendidikan di India, khususnya dari Sumatera Utara. Oleh karenanya Gubsu meminta informasi yang lengkap untuk itu,” katanya.

Dikatakan Gubsu, masih banyak lagi peluang kerjasama yang nantinya dapat dilakukan antara India dan Sumatera Utara khususnya. Seperti Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke dan bidang lainnya.

Gubsu pun berharap, agar hubungan baik yang sudah terjalin selama ini untuk terus ditingkatkan kedepannya. “Di Sumut, kurang lebih 50 ribu orang keturunan India yang tinggal di Sumut dan hidup harmonis,” sebut Erry.

Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat pada kesempatan itu mengatakan sangat tertarik dengan Indonesia, selain hubungan yang telah lama terjalin dan jarak yang tidak begitu jauh. Juga potensi yang cukup banyak untuk dilakukan kerjasama.

Disampaikannya, wisatawan dari India selama ini nomor dua terbesar yang berkunjung ke Indonesia yaitu ke Pulau Bali. “Wisatawan kami nomor 2 terbesar yang berkunjung ke Bali setelah Australia,” ujarnya

Dikatakan juga, banyak potensi di Sumut ini yang akan dikerjasamakan. Seperti di bidang pendidikan berupa pemberian beasiswa. Pariwisata karena adanya kesamaan budaya di Sumut dengan India, serta ekspor impor dan lain sebagainya. “Untuk itu kami ingin mendapat informasi yang aktual terkait potensi-potensi yang ada di Sumatera Utara,” ujar Pradeep.