Gubsu rapat pertemuan IMT-GT ke 23 tahun 2017

PANGKAL PINANG – Gubernur Sumatera Utara Dr H T Erry Nuradi menghadiri pertemuan Indonesia, Malaysia, Thailand- Growth Triangle (IMT-GT) Chief Ministers and Governors’ Forum, di Novotel Bangka, Kamis (28/9). Hadir dalam kesempatan itu para Gubernur se-kawasan Sumatera, Thailand dan Malaysia.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman memimpin pertemuan Pertumbuhan Segitiga Indonesia Malaysia dan Thailand (IMT-GT) yang dihadiri 10 gubernur se-Sumatera, 8 provinsi di Malaysia dan 14 gubernur dari Thailand. Dalam kesempatan itu, Gubsu Tengku Erry memaparkan potensi Sumatera Utara di hadapan para Gubernur dari tiga negara yang hadir.

Gubsu Dr Ir HT Erry Nuradi MSi pada dalam sambutannya mengatakan bahwa provinsi Sumatera Utara yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih 14 juta jiwa memiliki banyak potensi untuk dikembangkan untuk pembangunan perekonomian khususnya di Sumatera

Potensi tersebut lanjut Gubsu seperti di sektor Pariwisata. Provinsi Sumatera Utara memiliki Danau Toba yaitu Danau Toba yang merupakan Danau Vulkanik yang terbesar di Asia Tenggara. Begitu juga dengan kekayaan budaya yang cukup banyak di kawasan sekitar danau toba dan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Utara.

Untuk mendukung pengembangan sektor Pariwisata tersebut lanjut Gubsu pemprovsu terus berusaha mempromosikannya salah satunya dengan mengadakan festival budaya yang merupakan agenda tahunan provinsi Sumatera. “Anggota IMT-GT diharapkan bisa ikut bekerjasama dengan provinsi Sumatera untuk pengembangan Sektor pariwisata ini,” ujar Erry.

Selain itu dalam mendukung sektor pariwisata di Provinsi Sumatera Utara. Pemprovsu juga berusaha membangun infrastruktur yang saat ini akan membangun Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional. Yang nantinya bisa menjadi pintu masuknya turis-turis dari mancanegara, khususnya anggota IMT GT. “Nantinya akan penerbangan seperti dari Kuala Lumpur International Airport dan Subharnabhumi Airport ke Bandara International Silangit,” sebut Gubsu.

Selain pariwisata Gubsu juga menawarkan sektor perkebunan. Salah satunya kopi. Sumut merupakan penghasil kopi yang cukup terkenal seperti kopi mandailing dan kopi lintong dan banyak di ekport ke USA. “Diharapkan kopi ini bisa menjadi sajian khas hingga ke restoran-restoran yang ada di dunia dengan dukungan dan kerjasama dari anggota IMT-GT,” ujar Erry.

Selain potensi tersebut Gubsu Dr Erry juga menawarkan beberapa pembangunan proyek strategis Nasional di Sumatera Utara untuk dikerjasamakan. Pembangunan infrastruktur jalan tol yang saat ini sedang dan akan dilaksanakan seperti Kuala Tanjung – Tebing Tinggi -Parapat yang akan menghubungkan Pelabuhan Kuala Tanjung dan Bandara International Kualanamu sebagai pintu masuk ke kawasan destinasi wisata danau toba provinsi Sumatera Utara.

“Juga untuk pengembangan Kawasan Aeortropolis Kuala Namu,” kata Gubsu.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang letaknya berdekatan dengan daerah perdagangan international Malaka ke Pelabuhan Kuala Tanjung. KEK Sei Mangkei merupakan kawasan pengolahan kelapa sawit dan turunannya. “Ini merupakan salah satu peluang untuk dikerjasamakan dengan Malaysia dan Thailand,” tutup Gubsu.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi dalam sambutannya menyebutkan bahwa Provinsi Bangka Belitung memiliki potensi perekonomian yang cukup baik. Dari pariwisata, perikanan hingga pertanian namun diakuinya masih belum maksimal pengelolaanya. “Karenanya melalui forum ini kami berharap dapat dikembangkan lagi agar lebih optimal lagi,” ujar Erzaldi.

Sebelumnya dalam pertemuan ditingkat kepala dinas telah dibahas sejumlah agenda kerjasama konektivitas antar negara. Mulai dari transportasi, infrastruktur, agro industri dan pertanian hingga pendidikan.