Ustad Abdul Somad didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Ustad Derry Sulaiman dan para Ahlul bait saat pemakaman Ibunda Ustad Abdul Somad Almarhumah Hj. Rohana, di pemakaman Tuanku Syekh Silau, Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (17/3). Biro Humas & Keprotokolan Setda Provinsi Sumut / Fahmi Aulia

ASAHAN– Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Musa Rajekshah mendampingi pendakwah kondang Ustad Abdul Somad (UAS) dari Jakarta hingga ke kampung halaman, Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan. Perjalanan ini dilakukan untuk menghadiri pemakaman ibunda UAS, Hj. Rohana binti Nuruddin yang telah meninggal Senin (18/3).

“Tadi sepanjang perjalanan dari Jakarta, Ustad bercerita pada hari Sabtu (16/3), Ustad jalan bersama almarhumah tidak ada sedikit pun tanda-tanda akan kepergiannya. Sebab memang langkah, rezeki dan maut adalah janji dengan Allah SWT. Tidak ada seorang pun yang bisa tahu kapan kita kembali pada-NYA,” ujar Wagub Sumut.

Wagub Sumut juga mengaku dirinya tadi pagi juga terkejut mendapat kabar duka tersebut. “Pagi ini Ibu Hj. Rohana telah pergi meninggalkan kita tanpa menyusahkan sama sekali. Dikabarkan pusing ketika hendak mengambil wudhu, lalu dibawa ke rumah sakit, berselang tak berapa lama beliau menghembuskan nafas terakhir. Insya Allah ibunda meninggal dalam keadaan husnul khatimah,” tambahnya.

Selepas adzan Maghrib, jenazah yang dibawa dari Kepulauan Riau pun sampai di rumah duka. Rombongan Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Riau pun turut mengantar hingga sampai di Desa Silo Lama. Sejam berselang baru lah rombongan UAS yang mengenakan teluk belanga berwarna putih tiba bersama Wagub Sumut dan didampingi Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

BACA JUGA  Wagub Sumut Apresiasi Rencana Pembangunan Museum Air

Sepupu UAS, Mustafa menyebutkan kalau ibunda UAS ingin dimakamkan dekat dengan makam ayahnya. “Ketika itu almarhumah meminta ke saya, minta dimakamkan di dekat makam ayahnya. Kemudian saya bilang sama Somad, Mad ibumu kalau meninggal minta dimakamkan di sini,” ungkapnya.

Dari pantauan di rumah duka, gema lafaz la ilaha illallah pun berkumandang dari ribuan pelayat saat jenazah diangkat menuju masjid untuk kemudian disalatkan. UAS pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dan Wagub Sumut yang telah banyak membantu proses pemakaman tersebut.

“Terima kasih kepada bapak Edy yang sudah menyambut saya di Bandar Udara Internasional Kualanamu, dan Wagub Sumut yang setia menemani dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Ia pun mewakili keluarga memohon maaf apabila semasa hidup Ibunya pernah berbuat salah. “Mohon maaf silap salah emak saya selama perjalanan hidupnya dan doa kan kami agar diberikan ketabahan untuk menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Seorang kerabat, Aziz mengaku bahwa almarhumah merupakan pribadi yang baik dan peduli pada keluarga. “Waktu saya kecil, sempat diurus nenek Rohana, pribadi yang tulus. Walau mereka tak tinggal di sini lagi, tapi ustad dan keluarga masih sering pulang kemari. Sedangkan pesan ibundanya untuk dikebumikan di sini, bisa jadi almarhumah ingin agar ustad tetap ingat pulang ke kampung untuk berziarah,” ujarnya.

BACA JUGA  Wagub Sumut Buka Rakernas AAI di Medan, Jaga Harkat Martabat Advokat

Saat pemakaman, turut hadir mendampingi Wagub Sumut, Wakil Ketua TP PKK Sumut Ny Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, Wakil Bupati Asahan, H Surya, Wakil Bupati Batu Bara, Oky Iqbal Firma SH dan Ustadz Derry Sulaiman.

Rohana binti Nuruddin tutup usia 72 tahun dan telah dimakamkan di pemakaman Tuanku Syekh Silau,Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan tepat di samping makam ayahnya sesuai permintaan almarhumah. (*)