Hadiri Pembukaan Pertikarada Sumut, Sekdaprov Sabrina Berpesan Eksistensi Pramuka Harus Dipertahankan
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina ketika menghadiri upacara pembukaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Daerah (Pertikarada) Sumut di Bumi Perkemahan Sibolangit Deliserdang, Sabtu (2/3/2019). humaspemprovsu

DELISERDANG – Eksistensi pramuka harus terus dipertahankan dan jangan sampai hilang. Karena Pramuka merupakan pendidikan yang membangun karakter seseorang. Anggota pramuka ditempa agar selalu berbudi luhur dan bermental baja.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina ketika menghadiri upacara pembukaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Daerah (Pertikarada) Sumut di Bumi Perkemahan Sibolangit Deliserdang, Sabtu (2/3). Perkemahan tersebut diadakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumut.

Sabrina mengatakan, generasi muda adalah generasi penerus, dan kelak akan meneruskan pembangunan yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya. Untuk itu, kegiatan positif seperti perkemahan pramuka harus tetap ada dan menjadi perhatian bagi semua pihak.

Kegiatan pramuka juga berguna untuk menjauhkan generasi muda dari kegiatan yang negatif, serta membentuk sumber daya manusia yang baik. Sumber daya manusia yang baik sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah. “Kegiatan positif seperti ini harus tetap ada untuk generasi muda agar jauh dari hal-hal yang negatif,” kata Sabrina.

Usai upacara pembukaan Pertikarada Sumut ditandai dengan pemecahan kendi oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut Agus Andrianto. Juga diisi dengan pawai oleh peserta Pertikarada dari perwakilan kabupaten/kota se-Sumut yang menampilkan budaya khas masing-masing daerah dengan pakaian adanya.

Kapolda Sumut Agus Andrianto dalam sambutannya meminta dukungan dan bantuan kepada anggota pramuka agar dapat bekerja sama dalam menekan angka peredaran narkoba. Serta dapat membentengi diri sendiri dari narkoba.

BACA JUGA  Musa Rajekshah Apresiasi Rapat TPID se-Sumatera di Sumut

Dikatakannya, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), Sumut menempati peringkat kedua sebagai provinsi pengguna narkoba terbanyak. “Korbannya adalah umur produktif mulai dari 15 hingga 40 tahun, oleh sebab itu saya mengimbau agar semua mewaspadai narkoba dengan iman dan taqwa,” pesan Kapolda.

Selain itu Kapolda juga mengharapkan anggota pramuka dapat mengembangkan kreativitas, keuletan sehingga bisa berkompetisi di lingkup kabupaten/kota bahkan provinsi. “Mudah-mudahan adik-adik yang tergabung dalam Saka Bhayangkara se-Sumatera Utara dapat tampil menjadi pandu dan menjalani tugasnya masing-masing, sehingga dapat membuktikan kemampuannya kepada bangsa dan negara,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Bupati Karo Terkelin Brahmana, dan para peserta perkemahan yang mewakili Polres se-Sumut.**