Wagubsu Dr Nurhajizah Marpuang didampingi kepala SKPD Provsu serahkan Kurban berupa 1 ekor lembu seberat kurang lebih 1 ton kepada Panitia Kurban Mesjid Raya Al Mahsun Medan T Zaidi, Jumat (1/8) di Lapangan Mesjid Raya Al Mahsun Medan.

MEDAN – Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung SH MH mengajak kepada umat Muslim di Sumatera Utara memaknai Idul Adha sebagai tanggung jawab kepada Allah dan menjaga kerukunan terhadap sesama.

“Insya Allah amal ibadah kita diterima dan betul-betul dicatat Allah SWT sebagai tanggungjawab sebagai umat manusia dan kita tunjukkan kepada Allah bahwa kita adalah hamba Allah yang sangat memuliakan Allah dan menjaga kerukunan sesama,” ujar Nurhajizah.

Hal tersebut dikatakan Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung usai menunaikan Sholat Idul Adha 1438 H tahun 2017 bersama anggota DPR RI asal Sumut Ir Tifatul Sembiring, FKPD Provsu, Walikota Medan beserta jajaran, para SKPD Provsu serta masyarakat sekitar Kota Medan, Jumat (1/9) di lapangan Merdeka Medan.

Dalam ceramahnya Tifatul Sembiring yang bertindak sebagai Khatib mengatakan dengan takbir yang berkumandang di bumi Nusantara, kerukunan dan persatuan bangsa Indonesia tetap utuh sepanjang zaman khususnya di Sumatera Utara.

“Kedamaian mesti dipertahankan. Marilah kita jaga warisan para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan nyawa mereka, sampai akhir zaman,” ujar Tifatul.

Dikatakan Tifatul mengajak kepada seluruh umat muslim untuk memaknai Idul Adha sebagai umat yang peduli, sadar untuk membantu saudara-saudara seiman, sadar memperhatikan nasib saudara-saudanya, dengan senatiasa dalam keadaan lapanga atau sempit menginfakkan sebagian hartanya.

Inipun lanjut Tifatul bersesuaian dengan isi pembukaan UUD 1945 yang isinya -Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seterusnya. “Yang merupakan ciri umat yang bertagwa,” sebut Tifatul.

Pada kesempatan itu Tifatul juga mengajak kepada seluruh umat Islam untuk tetap mengingat masih begitu banyak umat muslim di dunia, khususnya di Sumatera Utara yang memerlukan kepedulian dan uluran tangan.

“Pada saat keluarga kita, anak-anak kita cukup makanan. Hidangan serta lauk pauk daging kurban. Maka kenanglah, bahwa saudara se aqidah, se iman dengan kita di dunia seperti di Suriah, Palestina dan lain sebagainya yang masih meringkuk dalam penderitaan dan kekejaman. Sumbanglah mereka, bela mereka dan sisipkan sebait doa bagi keselamatan mereka,” imbuh Tifatul.

Usai menunaikan Sholat Idul Adha Wagubsu didampingi beberapa kepala SKPD Provsu menyerahkan secara Simbolis Kurban dari Presiden RI untuk Mesjid Raya Al Mahsun Medan berupa 1 ekor Lembu seberat kurang lebih 1 ton yang diterima ketua panitia Kurban Mesjid Raya Al Mahsun T Zaidi.

Pada kesempatan itu Wagubsu mengucapkan terima kasih atas kurban yang diberikan kepada Mesjid Raya Al Mahsun Medan dan berharap ditahun tahun mendatang akan lebih banyak lagi kurban yang diberikan kepada mesjid mesjid yang ada di Sumatera Utara. Kurban tersebut lanjut Wagubsu setelah disembelih nantinya akan diberikan kepada yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden RI. Mudah-mudahan di tahun tahun mendatang tidak hanya satu ekor per mesjid seperti ini. Mungkin dua, tiga, empat, bahkan sepuluh ekor. Kita doakan sehat, murah rezeki dan kita semua dalam keadaan sehat,” ujar Nurhajizah.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.