Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) yang juga Ketua Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (DPW IPHI) Sumut, Musa Rajekshah menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) antara DPW IPHI Sumut dengan Bank Sumut (Syariah) di rumah dinas Wagubsu, Jalan Tengku Daud, Medan, Jumat (3/5/2019). MOU ini terkait Pengadaan Kartu Keanggotaan IPHI yang juga Buku Tabungan Bank Sumut (Syari'ah). (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra).

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyambut baik kerja sama melalui nota kesepahaman antara Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumut dengan Bank Sumut dalam hal pendataan, sekaligus pelayanan kepada calon jamaah haji. Hal ini dinilai akan memberikan keuntungan sekaligus membanggakan bagi Pemprov sebagai pemilik bank BUMD ini.

“Dengan kerja sama ini semoga menjadi gairah bagi seluruh pengurus dan anggota (IPHI). Artinya dengan kartu anggota yang sekaligus menjadi alat pembayaran non tunai, tentu ini sangat bermanfaat karena dwi fungsi,” ujar Wagub, usai penandatanganan nota kesepahaman yang digelar di Rumah Dinas Wagub Sumut, Jalan Tengku Daud Medan, Jumat (3/5).

Hal ini juga menurutnya merupakan suatu hal yang dapat membawa keuntungan bagi Pemprov sendiri. Sebab Bank Sumut adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terus dikembangkan agar menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumut. Sehingga upaya membesarkan bank ini akan terus dilakukan pemerintah. Bahkan menurutnya organisasi lain juga dapat bersinergi seperti IPHI Sumut.

“Tentu Bank Sumut ini BUMD kita, makanya kita ingin mengembangkannya. Semoga ini juga bisa dicontoh oleh organisasi lain, bila bekerja sama dengan Bank Sumut. Insya Allah Bank Sumut menjadi besar,” ujar Wagub didampingi Istri Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Dengan pengembangan dan besarnya Bank Sumut, lanjut Wagub, juga bisa memberikan kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat. Yakni keuntungan yang diperoleh akan kembali kepada pemerintah sebagai pemilik saham BUMD tersebut. Berikutnya yakni program yang bisa bermanfaat bagi masyarakat akan lebih banyak melalui dana tanggung jawab sosial (CSR) serta lainnya.

BACA JUGA  Wagub Sumut Buka Rakernas AAI di Medan, Jaga Harkat Martabat Advokat

“Semoga kita semua dengan tekad kuat membesarkan BUMD. Untuk organisasi (IPHI) kita juga berharap keberadaannya bermanfaat bagi masyarakat khususnya umat muslim, baik yang akan berangkat haji maupun yang sudah haji,” kata Wagub.

Sementara Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Tengku Mahmud Jeffry menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan IPHI Sumut kepada pihaknya dalam hal pendataan dan pelayanan haji. Karena itu, mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan seperti program tabungan haji.

“Jadi program kami, seperti dalam setahun bagi yang menabung untuk haji, kami lakukan manasik haji secara gratis. Pada 2017 sebanyak 1.549 orang, dengan dilakukan manasik sebanyak empat kali setahun. Pada 2018 meningkat menjadi 1.991 orang yang kita layani (keberangkatan haji),” katanya.

Sedangkan pada 2019 ini, lanjut Jeffry, pihaknya menargetkan jumlah nasabah yang terlayani untuk kuota haji bisa mencapai angka ribuan orang. Karena itu, Bank Sumut terus memperbaiki pelayanannya setiap tahun. Bahkan semua biaya manasik haji difasilitasi seluruhnya, termasuk yang tempat tinggalnya jauh dari ibukota provinsi.

“Jika ada sesuatu yang kurang berkenan, mohon sampaikan kepada kami agar bisa kami perbaiki,” pungkasnya usai peluncuran aplikasi IPHI di handphone android. **