Wagubsu Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH , Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo , Ketua Asosiasi the Belt and road Provinsi Si Chuan, Mr. Lin Zhonqin, Ketua Asosiasi Direktur Guo Sheng Fondation, Mr. Liu Guoneng Foto Bersama dengan Seluruh Rombongan Ruang Kerja Gubsu, Kamis 26 April 2018

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik kerjasama mutualisme yang dilakukan oleh Asosiasi One Belt One Road Si Chuan.  Bahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Dr Hj Nurhajizah Marpaung, SH MH yang menerima rombongan dalam audiensi mengajak  untuk langsung road show ke beberapa lokasi guna melihat langsung peluang kerjasama yang akan dilakukan.

“Saya atas nama Pemprovsu menyambut baik atas kunjungan ini dan akan  laporkan nantinya ke pak Gubernur.  Setelah ini kita akan bersama-sama langsung  ke Danau Toba lalu setelah sama-sama melihat ke lapangan kita bisa rapat lagi membahas tindak lanjutnya,” kata Wagubsu saat menerima audiensi Asosiasi One Belt One Road Si Chuan,  Kamis (26/4) di Ruang kerjanya.

Hadir mendampingi Wagubsu, Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Herman Sitorus dan Dirut Badan Otoriitas Danau Toba, Ari Prasetyo serta Hamonagan Lautan. Sementara Asosiasi One Belt one road Si Chiuan diketuai Lin Zhonng Qing hadir bersama konsul Tiongkok, Liu Weiguo.

Dalam kesempatan itu pula, Wagubsu berharap dari beberapa poin yang akan dikerjasamakan diminta bagaimana keseriusannya dan minimal mendahulukan yang termudah.

“Hampir semua kita butuhkan, namun paling tidak kita dulukan pemasukan produk-produk dari Tiongkok ke Sumut, karena kita punya Kuala Tanjung  yang dermaganya besar dan baru-baru ini kapal pesiar sudah sandar  dan tak ada masalah  serta akhir tahun bisa terlaksana,” harapnya.

Disamping itu, kerjasama yang memungkinkan dalam waktu dekat adalah mendorong penerbangan langsung  Cheng Du – Medan maupun Silangit dan sebaliknya sehingga bisa mendatangkan langsung wisatawan dalam mendokrak kunjungan wisman ke Sumut.

“Memang, perlu saya sampaikan bahwa Bandara Kualanamu cukup besar, namun  pesawat kita yang landing dari luar belum banyak. Nah, ini yang perlu kita dorong dan kerjasamakan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi One Road Si Chuan, Lin Zhonng Qing menyampaikan tujuan utama pihaknya bertemu Pemprovsu, juga  Badan Otorita Danau Toba adalah membahas kerjasama mutualisme termasuk membahas penerbangan langsung Cheng Du-Medan.

Menurutnya, One Belt One Road  telah diajukan Presiden Xi Junping yang merupakan salah satu praktek yang penting dalam membangun kehidupan manusia  yang merupakan jalur yang penting untuk membangun perkembangan saling menguntungkan antar negara. Nah, sebagai titik tumpu dan garis penghubung negara Asia Tengara, Si cuan memiliki pasar dan industri yang luas serta kuat.

“Saat ini kami dari asosiasi sedang berusaha membangun pusat penelitian khusus, jaringan hubungan perekonomian di seluruh dunia termasuk di Provinsi Sumut,” ujarnya.

Untuk membangun pusat penelitian One Belt One Road, asosiasi  juga  mengundang Pemprovsu dan pakar khusus untuk menjadi penasehat pusat penelitian Internasional juga memberikan pelayanan yang lebih profesional dan lengkap untuk membangun proyek serta memberikan referensi mengenai keputusan pemerintah. Selain itu, merencanakan pembangunan kantor One Belt One Road di Medan, Sumut.

Kemudian, mendorong penerbangan langsung Cheng Du-Medan, melalui komite khusus penerbangan. Membentuk jaringan konsumen global One Road One Card di Sumut dengan mengintegrasikan komite khusus di bidang pariwisata, kuliner, penerbangan dan lainya serta membangun proyek budaya dan wisata One Belt One Road di Sumut.

“Oleh karena itu, saya dengan tulus berharap untuk bekerja sama agar proyek One Blet One Road dapat berkembang lebih cepat di Sumut dibawah usaha dan kerjasama kita semua yang dapat menciptakan lembaran baru yang saling menguntungkan,” harap Lin Zhonng Qing.