Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus.

MEDAN – Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus membantah bahwa, bawahannya dituding menguasai mobil mewah Mitsubishi Pajero Sport yang semestinya peruntukan untuk eselon II.

Ilyas Sitorus menjelaskan, Kabag Protokol menggunakan kendaraan tersebut karena kebutuhan sebagai pendamping pimpinan Sumatera Utara atau yang ditugaskan pimpinan melakukan kegiatan dinas.

Menurutnya, untuk saat ini, mobil Mitsubishi Pajero Sport yang digunakan Kabag Protokol sangat pantas dilihat dari kegunaan dan kapasitas mesin mobil tersebut.

“Kita harus klarifikasi berita itu. Bukan menguasai ya! Tapi, memang itu suatu kebutuhan yang harus diperoleh sebagai pendamping pimpinan, ” jelas Ilyas Sitorus Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaptovsu menjawab pertanyaan berita yang beredar,  Sabtu (4/8/2018).

“Anda bayangkan, jika kapasitas cc mobil itu rendah, sedangkan rangkaian kenderaan pimpinan dan polisi pengawal (poredes) itu CC nya tinggi maka akan  dipastikan  tertinggal dari rangkaian kenderaan pimpinan. Sementara tugas dan kewajiban protokoler mengikuti dan mendampingi pimpinan tanpa mengenal waktu apakah siang malam maupun dihari libur,” ucap Ilyas Sitorus.

“Intinya sepanjang ada kegiatan pimpinan, Humas dan Protokol harus ada bersama,” tambah Ilyas Sitorus menjelaskan melalui telepon serulernya disela sela kegiatan sosialisasi dan pemberian bantuan alat keselamatan penyebrangan di kawasan Danau Toba Parapat.

Kesempatan itu, Ilyas juga menyangkan  berita yang beredar,  yang isinya mengutip komentar Staf Ahli Ekbang. Pernyataan itu menurut Ilyas tidak benar. Ia memastikan mobil tersebut digunakan berdasarkan kebutuhan sebagai pendamping. Bukan karena jabatannya.

BACA JUGA  Tingkatkan Wawasan, #Humas dan #Wartawan Sumut Kunjungi #Sumbar

“Pastilah kita sangat menyangkan pernyataan itu. Tidak benar itu. Kalau katanya, Sahli pakai mobil ‘danga-danga’ itu apalagi.  Yang dicontohkannya staf ahli bidang pemerintahan memakai Inova tahun rendah, siapa yang bilang. sahli bidang pemerintahan memakai inova tahun 2017,” ucap Ilyas.