Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengunjungi Pondok Pesantren Al Yusufiah yang berada di Jalan Mandailing Km 12, Huta Holbung, Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dalam kunjungan kerjanya, Senin (8/4/2019). humaspemprovsumut

TAPSEL – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengunjungi Pondok Pesantren Al Yusufiah yang berada di Jalan Mandailing Km 12, Huta Holbung, Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), dalam kunjungan kerjanya, Senin (8/4)

“Ini kunjungan saya yang ke dua, tapi sambutannya tetap hangat, semoga banyak ulama yang lahir dari sini,” ucap Wagub Musa Rajekshah.

Wagub mengakatan, dalam kunjungan kerjanya ke Tapsel kali ini, sengaja menyempatkan diri singgah ke Pesantren Al Yusufiah untuk bersilaturahmi. “Sembari menuju Sipirok saya menyempatkan diri untuk singgah ke sini, untuk kembali menyambung silahturahmi yang sudah terjalin. Ke depan terus akan kita jaga hubungan baik dengan para ulama, dengan tokoh tokoh kita, dengan masyarakat mendengarkan apa keluhan mereka, sehingga bisa kita perbaiki kedepannya, untuk pembangunan di Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, kedatangan Wagub Musa Rajekshah mendapat sambutan hangat dari Ustaz Ridwan Amiril Sholeh yang tersohor dengan julukan Tuan Naborkat. “Kami dari pimpinan pondok pesantren, sangat bergembira dan bersenang hati menyambut Bapak Wakil Gubernur, yang tujuannya bersilaturahmi. Semoga setiap langkah Bapak Musa Rajekshah diberikan keberkahan oleh Allah SWT, dan dimudahkan segala urusannya dalam membangun Sumut,” ucap Ustaz Ridwan.

Disampaikannya, awal 2010 Pondok Pesantren Al Yusufiah ini dibangun. Tidak hanya mendidik santri, pondok pesantren ini juga membina dan merawat para orang tua lanjut usia, yang mereka namai Warga Emas.

BACA JUGA  Wagub Sumut Dukung Rencana Penerapan Cashless pada Pelayanan Publik

“Kami tak ingin dibilang panti Jompo, tapi rumah untuk membina Warga Emas. Karena kami ingin menghargai sisa umur mereka seperti emas, dimana akhir hidupnya berharga seperti emas, di usia senjanya digunakan untuk ibadah dan belajar tentang agama,” tutur Tuan Naborkat.

Untuk diketahui, saat ini ada 550 santri yang sedang belajar ilmu agama di Pondok Pesantren Al Yusufiah, dan ada 80 Warga Emas yang diasuh di 40 rumah sebagai tempat tinggalnya.

Saat mengunjungi pesantren, turut hadir Kepala Balitbang Pemprov Effendy Pohan, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemprov Muhammad Faisal Hasrimy, dan Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Indah Dwi Kumala.**