Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara Masa Bhakti 2018-2023 di Asrama Haji Medan, Rabu (21/11/2018). (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan bahwa Ibu memiliki peran yang sangat besar dan penting dalam menentukan kesejahteraan keluarga dan kepribadian seseorang. Begitu pun dengan para Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut, memiliki peran besar dan penting untuk membantu percepatan pembangunan dan kesejahteraan di Sumut.

“Tanpa kaum ibu-ibu ini, bukan apa-apa kita,” ungkap Gubernur Edy usai melantik Pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumut masa bakti 2018-2023 dan membuka Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Sumut Tahun 2018, di Asrama Haji Embarkasi Medan Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution Medan, Rabu (21/11).

Kaum ibu, kata Edy, adalah kelompok yang paling dekat dengan masyarakat. Memiliki empati dan perasaan yang lebih peka terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di lingkungan masyarakat. Posisi strategis ini menempatkan kaum ibu dan perempuan mampu menjadi agen penggerak dan pembawa perubahan yang langsung tepat sasaran.

“Saya berharap besar ini dengan para Ibu Tim Penggerak PKK, harus ada gebrakan-gebrakan yang berdampak langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.

Edy berharap, agar setelah dilantik, TP PKK segera memikirkan dan menyusun program, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan anak dan pemberdayaan perempuan. “Sentuhan-sentuhan para kaum ibu sangat kita butuhkan, khususnya yang menyangkut isu perempuan dan anak-anak kita. Kalau keduanya ini tidak sejahtera sulit kita, Sumut ini untuk maju. Perempuan, apalagi anak-anak investasi masa depan kita,” jelas Edy.

BACA JUGA  Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 Pasokan dan Harga Bahan Pokok di Sumut Terkendali

Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis Edy Rahmayadi kemudian menyampaikan harapannya kepada pengurus yang baru dilantik. Nawal berharap seluruh pengurus menjaga kekompakan dan bekerja sama dengan baik.

Sementara itu, Ketua Panitia Jambore Kader PKK Provinsi Sumut Ny Teja Sarifuddin melaporkan bahwa acara tersebut akan berlangsung sejak tanggal 21 – 23 November 2018. Ada total sebanyak 309 orang anggota TP PKK dari kabupaten/kota se Sumut yang akan mengikuti Jambore.

“Ada banyak kegiatan yang akan kita laksanakan pada Jambore ini. Beberapa diantaranya termasuk perlombaan tarian etnis Sumut, lomba penyuluhan administrasi PKK, pola asuh anak, ketahanan pangan, pencegahan kanker serviks dan lainnya,” ujar Teja.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut para anggota TP PKK se Sumut, OPD Pemprovsu, walikota/bupati atau yang mewakili kabupaten/kota se Sumut. **