Wagubsu Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH memberikan ulos sebagai tanda selamat datang kepada Wisatawan Mancanegara Kapal Pesiar MV Superstar Libra, di Pelabuhan Multi Purpose Kuala Tanjung Kab. Batubara Kamis (5/4).

MEDAN – Kapal Pesiar Cruise Superstar Libra akhirnya bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Kamis (5/4). Kapal super mewah itu membawa sedikitnya 600 wisatawan mancanenaga asal Singapura, Malaysia dan Australia, yang rencananya akan berwisata ke Danau Toba.

Kedatangan kapal super mewah berkapasitas 2.000 penumpang itu disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dr Ir Hidayati.

Kehadiran kapal pesiar Cruise Superstar Libra diharapkan akan mendongkrak jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Utara. “Ini masih uji coba, mudah-mudahan nanti setiap minggu akan masuk. Dan bila dermaga ini sudah rapi. Insya Allah, Juli atau Agustus akan diresmikan Presiden RI Joko Widodo,” ujar Nurhajizah.

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, kata Wagubsu, Pemprovsu akan berupaya membuat paket perjalanan bagi wisatawan, agar dapat mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Sumatera Utara (Sumut). “Kedepan Pemprovsu akan mengemas paket perjalanan yang membuat para wisman yang bersandar bisa lebih lama dan menikmati wisata di Sumatera Utara, misalnya Kuala Tanjung – Danau Toba – Taman Resort Simalem – Kuala Tanjung,” sebutnya.

Tidak hanya 5-6 jam bersandar Pelabuhan Kuala Tanjung, lanjut Wagubsu, bila memungkinkan nantinya bisa bersandar hingga 2 hari, untuk menikmati objek wiasata yang ada di daerah ini. Kehadiran kapal Star Cruiser Libra di Pelabuhan Kuala Tanjung, juga menjadi bukti kesiapan pelabuhan tersebut menjadi hub internasional.

“Pelabuhan Kuala Tanjung sudah siap menjadi hub internasional. Dan diharapkan ke depan kapal pesiar yang lebih besar lagi bisa bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung ini, agar target wisman ke Sumut 1 juta tahun 2019 bisa tercapai,” katanya.

Dirut Pelindo I Bambang Eka Cahyana mengatakan, alasan Kapal Superstar Cruiser Libra bersanda di Pelabuhan Kuala Tanjung, karena kapal pesiar sepanjang 218 meter itu tidak bisa bersandar di Pelabuhan Belawan.

Selain itu, untuk uji coba target selesai Terminal Multipurpose Kuala Tanjung pada bulan Mei 2018. “Kapal ini kita sandarkan untuk menguji proses penyandaran kapal di terminal multipurpose Kuala Tanjung, termasuk kekuatan dari dermaga. Apakah masih ada persoalan-persoalan teknis dalam penyandaran kapal. Ternyata setelah kita lihat hari ini. Pelabuhan Kuala Tanjung ini sudah siap,” ujar Bambang.

Untuk dapat operasional penuh Pelabuhan Kuala Tanjung ini, Bambang mengatakan akan dilakukan beberapa tahapan. “Setelah penyandaran kapal hari ini, kita akan melakukan uji coba penyandaran tiga kapal. Setelah uji coba tidak ada persoalan teknis penyandaran dan teknis dermaga. Selanjutnya kita akan melakukan soft opening yang akan berjalan akhir Juli sampai dengan pertengahan Agustus 2018. Setelah itu kita akan lakukan grand opening yang juga dilakukan secara bertahap karena Kuala Tanjung merupakan Terminal Multipurpose,” katanya.

Ketika ditanya tentang dipebolehkannya kapal pesiar sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung kedepannya, Bambang mengatakan, hal itu tergantung situasi. “Kita akan lihat situasi terkait diperbolehkan atau tidaknya kapal pesiar sandar di pelabuhan Kuala Tanjung. Artinya toh kapal Star Cruiser Libra hari ini bersandar dengan mulus,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dr Ir Hidayati mengatakan, bersandarnya Kapal Pesiar Cruise Superstar Libra merupakan salah strategi untuk mencapai target 1 juta wisatawan ke Sumut. “Selain dari udara kita harus memanfaatkan pintu masuk yang menjadi akses dari luar seperti pelabuhan Kuala Tanjung,” ujarnya.

Dalam tahun ini, direncanakan akan ada 4 kali kapal pesiar akan bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung hingga bulan Oktober tahun 2018.

Hidayati juga mengatakan, untuk kunjungan seperti ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal bagi wisman-wisman yang bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, hingga ke objek-objek wisata yang ada di Sumatera Utara.

“Cruise Superstar Libra ini paket perjalanannya banyak, bukan hanya ke Sumut. Nantinya wisman yang sudah pernah ke sini dapat menceritakan kepada yang lain, agar tetap singgah ke Sumut,” katanya, sembari mengajak kepada pemerintah Kabupaten Batubara untuk dapat bekerjasama dalam mengemas potensi wisata di daerahnya. **