MEDAN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara harapkan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumatera Utara (Sumut) bisa menumbuhkan ekonomi daerah. Khususnya, ekonomi para muslimah yang mandiri.

Selain itu diharapkan juga mampu meningkatkan gairah Usaha Kecil Menengah (UKM) Sumut yang dikelola para muslimah. “Milad ke 2 IPEMI Sumut ini berarti menunjukan eksistensi para muslimah Sumatera Utara yang membangun daerah ini melalui ekonomi,” ujar Nawal, Senin (22/10).

Nawal juga berharap IPEMI Sumut bisa terus berkiprah mendorong kaum perempuan untuk semakin banyak bergelut di dunia usaha guna membantu perekonomian keluarga. “Meski begitu, IPEMI juga harus terus mendorong para wirausawati muslimah dalam menjaga dan meningkatkan kualitas produknya, agar bisa bersaing di level nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Dikatakan Nawal, dengan bertambahnya pengusaha atau wirausahawati bisa menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Untuk itu, Nawal meminta agar IPEMI terus menambah anggota dan menambah usaha-usaha yang pasti membuka lapangan pekerjaan baru. “Tentu dengan begitu, usaha-usaha baru bisa membuka kesempatan bekerja, untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Sumatera Utara,” katanya.

Nawal mengucapkan selamat milad yang ke-2 kepada IPEMI Sumut. “Selamat milad IPEMI Sumatera Utara, semoga di depan kita bisa terus bersama-sama Pemerintah Provinsi membangun Sumatera Utara,” ujarnya.

Sementara itu, untuk memperingati Milad ke-2, IPEMI Sumut menggelar berbagai kegiatan yang mengusung tema”IPEMI Sumut Peduli Sesama”. Di antaranya melakukan rapat kerja wilayah, bakti sosial kepada warga kurang mampu, hingga renovasi musholla di kampung muallaf di Sibiru-biru.

Bakti sosial dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2018 dengan memberikan bantuan kepada 135 orang anak dan kepada 30 kepala keluarga kurang mampu. Selain itu, pada tanggal 22 Oktober diadakan renovasi musholla yang berupa pembuatan pagar dan kanopi, tambahan teras, serta beberapa perlengkapan di dalam ruang musholla.

Menurut Ketua Panitia Acara Hj Cut Maya Vera, selain bantuan renovasi musholla di kampung muallaf, juga diberikan mukena, buku Iqro, Al Quran, dan perlengkapan pendukung belajar ilmu Agama Islam. Hal tersebut bertujuan untuk memberi kekuatan pembinaan pendampingan kepada para mualaf. “Sehingga keimanan, ketaqwaan akan lebih meningkat, dan juga berbagi dan sedekah ilmu kepada para muallaf,” ujarnya.**