Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sumatera Utara Dr. Drs. Ismail P. Sinaga, M.Si membuka kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pendaftaran Penduduk bagi aparatur tingkat Kabupaten/Kota se Sumatera Utara yang menghadirkan Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Jendral Kementrian Dalam Negeri, Benny Cahyadi, SSTP, M.Si di Harmoni Ballroom Fave Hotel Jalan S. Parman Medan, Rabu malam (19/9/2018). Diharapkan dengan bimbingan tekhnis ini kedepannya menambah keahlian bagi aparatur yang bekerja di Tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

MEDAN – Optimalkan perekaman data penduduk di Sumatera Utara (Sumut), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan bagi aparatur kabupaten/kota.

“Bimtek atau dikenal bimbingan teknis, artinya hal-hal yang berkaitan dengan teknis. Sehingga diharapkan setelah acara ini, para peserta yang ikut sudah memiliki keterampilan dan lebih bercaya diri lagi dalam melakukan perekaman dan pencatatan data penduduk,” ujar Kadis Dukcapil Provsu Drs M Ismael Parenus Sinaga MSi saat membuka acara Bimtek, Rabu malam (19/9), di Fave Hotel Jalan S Parman Nomor 313 Medan.

Sejauh ini, kata Ismael, perekaman penduduk di Sumut masih mencapai 92 persen. Targetnya, diharapkan bisa sesuai dengan permintaan pusat, perekaman sudah harus mencapai minimal 95 persen di akhir tahun 2018. “Untuk itu, harus kita kejar. Untuk mengejarnya, kita perlu berinovasi dan memperkuat keahlian SDM kita yang melakukan pencatatan,” katanya.

Belum lagi, lanjut Ismael, perekaman penduduk semakin urgen untuk dilaksanakan lebih cepat mengingat waktu pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 semakin dekat. Diharapkan agar tidak ada masyarakat yang harus kehilangan hak pilihnya akibat masalah perekaman.

“Tidak lelah kita bekerja keras untuk ini. Bahkan di hari Minggu pun, kita dan staf turun melakukan perekaman ke desa hingga dusun. Kita yang menjemput bola, tujuannya hanya untuk bagaimana supaya mempercepat kinerja layanan ini sesuai dengan Permen Kemendagri Nomor 19 tahun 2018,” jelasnya.

Kepada peserta, Ismael berharap untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Sehingga, ketika kembali ke daerah nantinya ilmu yang didapat pada Bimtek ini bisa disosialisasikan di dinas masing-masing dan bisa pula diaplikasikan ke lapangan saat melakukan perekaman.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Bimtek sekaligus Kepala Bidang Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Provsu Drs Edi Sampurna Rambe MSi menjelaskan tentang arti penting diselenggarakannya Bimtek ini.

“Salah satu tujuan pentingnya kita mengadakan Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan aparat kabupaten/kota. Khususnya dalam bidang pendaftaran penduduk, seperti menerbitkan dokumen kependudukan,” terangnya.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan, pendaftaran dan perekaman penduduk teramat penting karena menyangkut tentang keabsahan dan kepastian hukum identitas masyarakat. “Semoga, pembekalan teknis untuk SDM kita menjadi salah satu upaya yang membantu terwujunya data  kependudukan yang akurat, terkini, dan dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan,” harapnya.

Bimtek pendaftaran penduduk dan pengelolaan administrasi kependudukan berlangsung selama 3 hari sejak Rabu (19/9) hingga Jumat (21/9). Peserta berjumlah 66 orang yang terdiri dari 1 orang Kepala Bidang dan 1 Kepala Seksi yang membidangi pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil di Kabupaten/Kota se-Sumut. Turut hadir sebagai narasumber Benny Cahyadi SSTP MSi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri RI. **