Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmaydi menghadiri kegiatan haflah Qori Nasional dan Internasional dan sekaligus doa selamatan mohon sukses MTQ Nasional XXVII 2018 serta Haul ke 25 Syaichul Qurro' H. Azrai Abdulrauf di rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Medan, Kamis malam (4/10/2018). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Panitia penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII mengadakan acara doa selamatan di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Kamis malam (4/10), agar MTQN yang berlangsung 4 -13 Oktober 2018 di Sumatera Utara (Sumut) dapat berlangsung aman dan lancar.

Acara yang dirangkai dengan Haflah Al-Quran Qori Nasional dan Internasional, serta Haul ke-25 Syaichul Qurro’ H Azra’i Abdurrauf itu dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Mantan Menteri Agama Republik Indonesia Said Agil Husain Al Munawar, Ketua MUI Medan Mohammad Hatta, Ketua LPTQ Provsu Asren Nasution, para OPD Pemprov Sumut, para qori nasional dan internasional, panitia dan dewan hakim MTQN, para hafiz dan hafizah, serta undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Hj Sabrina, selaku Ketua Umum Panitia MTQ Nasional mengharapkan semua masyarakat Sumut mendoakan agar MTQN XXVII berjalan lancar dan sukses. “Kami segenap panitia berharap semua masyarakat dapat mendoakan bersama-sama untuk tercapainya kesuksesan tersebut, semoga Allah meridhoi langkah baik yang kita laksanakan,” ujarnya.

Sabrina mengatakan, seluruh panitia pusat dan daerah yang terdiri dari berbagai komponen dan instansi telah menyiapkan semua keperluan acara. Di bawah bimbingan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, panitia terus berkoordinasi agar semuanya lancar dan MTQN sukses digelar. “Semoga sukses kita ini, sukses penyelenggaraannya dan sukses secara prestasi dan sukses pula pengelolaan administrasinya,” ujarnya.

Qori internasional asal Sumut Zaini Lubis mengharapkan dengan dilantiknya Gubernur Edy Rahmayadi, pelaksanaan MTQN bisa berlangsung sukses. “Mudah mudahan hal ini bisa berlanjut, dengan demikian di Sumut akan semakin membesarnya cinta orang akan AlQuran,” katanya.

Sementara itu, Mantan Menteri Agama Republik Indonesia Said Agil Husain Al Munawar mengatakan AlQuran tidak hanya sekadar untuk dibaca. “AlQuran juga tidak sekadar kita dengarkan, tapi kita ambil pesan-pesan dari ayat yang dibacakan,” ujarnya.

AlQuran kata Said, merupakan pedoman hidup manusia. Hal itu sudah tertuang di dalam AlQuran itu sendiri. “Quran adalah kebenaran dari Allah SWT. Berbicara AlQuran, berarti kita bicara sesuatu yang tidak ada kata habisnya. Mengingat isi dan kandunganya begitu luas, bagaikan laut tidak bertepi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan Haul ke-25 Syaichul Qurro’ H Azrai Abdurrauf. Yaitu salah satu tokoh yang telah menghasilkan banyak qori dan qoriah asal Sumut.

Zaini Lubis yang juga salah seorang muridnya mengatakan, Azrai Abdurrauf pernah menjadi anggota dewan hakim MTQ tingkat internasional seperti di Makkah dan Kuala Lumpur. “Beliau banyak bekorban kepada kita, sudah bahyak menghabiskan waktunya mengajar kita. Mari kita teruskan apa yang sudah diwariskan kepada kita. Ajarkan AlQuran ini kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Pada acara itu juga hadir tiga murid Syekh Azrai Abdurrauf, yaitu Yusnan Yusuf, Ahmad Muhajir, dan Said Agil Husain Munawar. Ketiganya berhaflah melantunkan ayat-ayat suci AlQuran secara bergantian. Para hadirin tampak khusyuk dan kagum mendengarkan suara para qori internasional tersebut. Sambil sesekali ikut membaca ayat yang kebetulan sedang dilantunkan oleh ketiganya.**