Sebanyak 66 unit Bus Gratis disediakan Panitia Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII, untuk masyarakat yang hendak menonton musabaqah di tiap venue. Bus gratis tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan.*

MEDAN – Panitia Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII, menyediakan bus gratis untuk masyarakat yang hendak menonton musabaqah di tiap venue. Bus gratis yang digunakan untuk mengangkut masyarakat merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan yang berjumlah 66 unit.

“Bus itu yang bantuan kementerian ada 66, itu semua sudah sampai dari tanggal 2 Oktober malam,” ujar Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Iswar, Kamis (4/10).

Bus-bus yang telah tiba tersebut telah dilakukan cek kelayakannya. Begitu pula dengan sopir-sopirnya yang juga didatangkan dari Jakarta. “Seluruh drivernya sudah dilakukan pengecakan narkoba dan kesehatan oleh dokter-dokter dari Dinas Kesehatan malam itu,” katanya.

Dikatakannya, selain sopir, di dalam bus tersebut telah ditugaskan Liaison Officer (LO) yang bertugas untuk memandu penumpang. “Di bus-bus Kementerian sopir telah melekat di bus dari Jakarta, di bus itu ada LO, sebagai petunjuk. Nantinya, diprioritaskan pegawai kita ada berada dalam bus itu, “ ungkapnya.

Saat ini, bus tersebut sedang diperbantukan untuk penjemputan kafilah dari bandara hingga tanggal 7 Oktober pada saat pembukaan MTQ nasional. Setiap provinsi diperkirakan mengirim kafilahnya sebanyak 100 orang, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka bus bantuan tersebut disisipkan untuk mengangkut kafilah dari bandara hingga ke tempat peristirahatannya.

“Hingga hari pembukaan kita, bus akan konsern membawa kafilah, kafilah yang banyak ini kita protoritaskan dulu, mereka tamu Sumatera Utara, jangan sampai tidak terangkut,” kata Iswar.

Setelah tanggal 7 Oktober, bus mulai digunakan untuk mengangkut massa di titik-titik yang telah ditentukan. “Misalnya kita ada permintaan untuk menjemput massa dari kecamatan ini, pengajian ini, kita jemput, kita jemput sesuai permintaan masyarakat, ini sudah ada data-data yang mau dibawa itu,” ujar Iswar.

Selain itu, disediakan juga bus shuttle untuk mengangkut masyarakat dan mengantarnya ke titik-titik lokasi lomba. “Semua lokasi lomba dikellingi, bagi masyarakat yang akan menonton atau yang mau melihat-lihat Lapangan Merdeka terus mau ke Astaka boleh menggunakan bus kita,” ujarnya.

Frekuensi kedatangan shuttle bus akan disesuaikan nantinya. “Minimal sekali frekuensi waktu setengah jam sesuai dengan titik- titik massa,” ujarnya.

Bus gratis yang disediakan panitia ditandai dengan tulisan “Angkutan Gratis MTQN XXVII”. Lokasi yang akan dilalui shuttle bus adalah semua titik lokasi cabang lomba MTQ nasional. Di antaranya Arena Utama (Sport Center Area) Jalan Pancing/Williem Iskandar, Lapangan Merdeka Medan, Asrama Haji, Lapangan Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, Aula H Anif – Unimed, UINSU Pancing, Gedung Sumekto Djajanegara Akademi Pariwisata.*