Pawai Pembangunan dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi yang didampingi Wagubsu Nurhajizah bertempat di panggung utama di depan Kantor Gubsu Jalan Diponegoro.

MEDAN – Puluhan ribu warga masyarakat antusias menyaksikan pawai pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72 tahun 2017, Kamis (17/8) Agustus disepanjang jalan Diponegoro Medan. Pawai pembangunan yang diisi dengan pawai jalan kaki dan pawai kendaraan hias, pawai parade perjuangan serta festival drum band berlangsung semarak dan meriah.

Pawai Pembangunan dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi yang didampingi Wagubsu Nurhajizah bertempat di panggung utama di depan Kantor Gubsu Jalan Diponegoro. Hadir Ketua DPRD SU Wagirin Arman, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, anggota DPD RI Parlindungan Purba, Dan Lantamal I Belawan, Pangkosek Hanudnas, para tamu undangan serta konsul jenderal negara sahabat.

Sebanyak 58 kendaraan hias ikut serta mewakili kantor/lembaga/dinas dan instansi berpartisipasi memeriahkan pawai pembangunan. Ikut berpartisipasi SKPD di lingkungan Pemprovsu dan Pemko Medan, Pemkab Labuhan Batu, Tapanuli Tengah, BUMN, BUMD dan kementerian. Pawai kendaraan hias tersebut menjadi atraksi yang menyedot minat warga masyarakat karena cukup kreatif menampilkan disain dan pesan-pesan informasi pembangunan.

Selain kendaraan hias, berbagai elemen masyarakat juga ikut memeriahkan dengan kegiatan pawai berjalan kaki. Pawai Pembangunan juga menampilkan berbagai kekayaan adat istiadat dan budaya di Sumut baik dari etnis lokal maupun pendatang. Kekayaan adat dan budaya khas Sumut ditampilkan melalui tari-tarian, alat musik dan pakaian daerah yang berasal dari delapan etnis asli Sumut yaitu Melayu, Batak Toba, Mandailing, Angkola, Pakpak, Simalungun, Karo dan Nias.

Salah satu kendaraan yang mencuri perhatian warga adalah adalah Kendaraan yang ditampilkan Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumatera Utara yang menampilkan kamera raksasa pada bagian depan kendaraan. Tampilan yang unik tersebut mengundang banyak warga yang berkesempatan berfoto di sekitar kendaraan hias tersebut.

Berkolaborasi dengan wartawan unit Pemprov Sumut, kendaraan hias yang ditampilkan adalah jenis odong-odong yang disulap sedemikian rupa sehingga menampilkan berbagai jenis media cetak dan eletronik di sepanjang badan kendaraan. Puluhan jurnalis yang kompak berseragam ikut serta dalam pawai baik dimana sebagian naik di atas kendaraan hias dan sisanya ikut berjalan kaki mengiringi.

Sebagai satu-satunya peserta dari Biro di lingkungan Sekertariat Daerah Provsu, menurut Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilyas Sitorus keikutsertaan pihaknya tersebut merupakan bagian dari upaya sosialisasi keberadaan biro yang dipimpinnya.

“Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu ini adalah biro yang baru bentuk dan berdiri pada tahun 2017. Kemeriahan pawai pembangunan pada dalam rangka HUT kemerdekaan menrut kami strategis untuk memperkenalkan Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu kepada masyarakat luas,” ujar Ilyas.

Pihaknya sengaja melibatkan jurnalis yaitu wartawan yang sehar-hari bertugas dan meliput di Pemprov Sumut dalam pawai tersebut. “Wartawan merupakan mitra kami yang penting dalam menyampaikan berbagai informasi yang positif tentang program pembangun Sumatera Utara kepada masyarakat. Wartawan juga menjadi mata telinga kami dalam menyerap berbagai aspirasi warga masyarakat,” kata Ilyas Sitorus.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, Parulian Tampubolon, yang ada di lokasi mengapresiasi Gubsu H T Erry Nuradi dengan terbentuknya Biro Humas dan Keprotokolan. Menurutnya hal itu merupakan terobosan Pemprov Sumut dalam upaya penyebarluasan informasi pembangunan.

Khusus kendaraan hias yang melibatkan kalangan jurnalis juga mendapat pujian Parulian. Menurutnya sangat tepat bila Biro Humas dan Keprotokolan menjalin hubungan kedekatan dengan media. “Dengan terjalinnya komunikasi Pemprov Sumut dengan media maka akan ikut mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat luas,” kata Parulian.

Menurut Parulian, membangun provinsi ini harus ada interaksi pemerintah provinsi dengan masyarakat. “Tentu media lah menjadi sarananya,” ujar Parulian.

Usai kendaraan hias, acara dilanjutkan dengan final kejuaraan drumband antara pelajar se SUmut yang memperebutkan piala Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi. Kejuaraan diikuti 38 klub drumband pelajar se Sumut yang memperbutkan hadiah Rp45 juta. Kejuaraan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 72 sudah berlangsung selama tiga hari merupakan kerjasama Persatuan Drum band Sumut dan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut.

[su_carousel source=”media: 1102,1103,1104,1105,1106,1107,1108,1109,1110,1111,1112,1113″ width=”660″ height=”400″ items=”1″]