BALIGE – Kegiatan Jalan Santai bersama yang dilakukan Panitia Peace is Possible Indonesia 2017 JCI berlangsung meriah dan dalam situasi yang aman dan kondusif, Sabtu (16/9) di Balige kabupaten Toba Samosir.

Panitia mengajak ribuan pelajar dari semua tingkatan mulai dari SD, SMP da SMA dan juga masyarakat di Sekitar kabupaten Toba Samosir. Dengan start dari Kantor Dinas Pariwisata Tobasa dan finish si Pantai Bul Bul. Jalan Santai yang menempuh jarak kurang lebih 2,2 kilometer itu berlangsung lancar, aman dan penuh dengan suasana kekeluargaan dari start hingga finish.

Selain ribuan masyarakat dan Panitia dari JCI kegiatan tersebut juga dihadiri World President JCI 2017 Dawn Hetzel, Miss grand international Ariska Putri Pertiwi National President JCI Indonesia Jandi Mukianto, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kadis Budpar Provsu Elisa Marbun, Bupati Toba Samosir dan Wakil, para kepala SKPD kabupaten Samosir para Ketua JCI dari negara lain, Ketua JCI Medan dan ketua JCI dari Provinsi lainnya, dan para anggota JCI.

Gubsu Ir Tengku Erry Nuradi MSi mengatakan bahwa kegiatan JCI World Campaign Peace is Possible ini sangat baik dan memiliki multi efek, selain untuk perdamaian juga dapat mempromosikan potensi yang ada tempat digelarnya even seperti ini digelar seperti untuk mempromosikan potensi wisata khususnya untuk kawasan danau Toba. “Banyak afek positif yang dirasakan dengan adanya kegiatan World Campaign Peace is Possible JCI ini. Selain untuk perdamaian juga untuk promosi potensi wisata yang ada di daerah Tobasa juga untuk menambah pendapatan masyarakat,” ujar Marbun.

Sejak diselenggarakannya kegiatan jalan bersama oleh JCI Medan, Kadis Pariwisata Marbun melihat bahwa masyarakat Tobasa sangat antusias dan respek terhadap even-even yang dilakukan di daerahnya. “Diharapkan akan lebih banyak lagi even seperti ini dilakukan di derah Tobasa yang merupakan salah satu daerah yang berada di daerah kawasan distinasi wisata danau toba,” sebutnya.

JCI sendiri sebagai penyelenggara even Peace is Possible di kabupaten Toba Samosir bisa lebih memperkenalkan betapa besarnya potensi pariwisata Danau Toba kepada dunia. Karena JCI ini merupakan organisasi pemuda dunia.

Selain itu Gubsu Erry melalui kadis pariwisata Provsu Elisa Marbun mengharapkan kerjasama dengan semua stakeholder, pemerintah dan organisasi yang independen seperti JCI ini bersama-sama membuat suatu even untuk perdamaian. Karena seperti diketahui begitu banyaknya berita-berita dari media, terutama media sosial yang dapat membuat perpecahan dengan sesama. “Dengan Peace of Possible kegiatan mengkampanyekan perdamaian ini juga memiliki efek positif dalam mendongkrak pariwisata di daerah khususnya daerah kawasan wisata danau Toba dan untuk provinsi Sumatera Utara,”imbuh Marbun seraya menambahkan bahwa pemprovsu sangat menyambut baik kegiatan ini dan siap mendukung semua pihak dalam mengkampanyekan perdamaian dunia khususnya Provinsi Sumatera Utara untuk Sumatera Utara yang lebih Paten.

Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian pada kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Tobasa sangat menyambut baik kegiatan yang dilakukan JCI. Karena Darwin melihat kegiatan yang dilakukan JCI tersebut selain untuk misi perdamaian juga dapat memperkenalkan potensi pariwisata dan budaya khususnya yang ada di Kabupaten Toba Samosir. “Kegiatan ini sangat baik sekali. Karena telahnmenimbulkab semangat kebersamaan, perdamaian dan untuk mencapai peningkatan pariwisata ke depan khususnya untuk kabupaten Tobasa,” ujar Darwin.

Selain itu Darwin juga mengatakan dengan kegiatan Jalan bersama Peace is Possible JCI ini Pemprovsu juga ikut berpatisipasi untuk kesuksesan kegiatan ini seperti pemberian benih ikan yang akan disebarkan di danau Toba dan partisipasi lainnya. “Kedepannya kita berharap pemprovsu akan lebih memberi perhatian terhadap kabupaten Toba Samosir,” kata Darwin.

President of JCI Indonesia Jandi Mukiyanto mengatakan rangkaian kegiatan untuk mengkampanyekan perdamaian yang dilakukan JCI Medan dan Sumatera Utara seperti jalan santai bersama 2,2 km, melepas burung dan menabur benih ikan di danau toba merupakan beberapa kegiatan yang dapat mendukung dalam mengkampanyekan perdamaian dunia dan Sumatera pada khususnya. “Dengan kegiatan ini Provinsi Sumatera yang berbilang kaum dapat bersatu padu untukn membangun Sumatera Utara yang lebih baik. Bukan hanya lebih baik tapi semakin payen,” ujar Djandi.

Ketua JCI Medan Irham Basya pada kesempatan itu menyampaikan bahwa JCI Medan khususnya berharap dengan kegiatan peace is possible ini masyarakat Sumatera dengan keberagaman dan situasi kondisi politik yang terjadi saat ini bisa tetap aman, damai tentram. “Diharapkan kegiatan-kegiatan adat budaya lebih banyak dilakukan di provinsi Sumatera Utara. Karena membawa misi perdamaian dan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat.” ujar Irham.

National Tresure JCI Indonesia Tengku Ryan Novandi pada kesempatan itu mengharapkan dengan program Peace is Possible JCI seluruh masyarakat Sumatera Utara dapat mengkampanyekan misi perdamaian tersebut dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang berkolaborasi dengan pemerintah setempat yang hari ini dengan kabupaten Tobasa. “Mari kita kampanyekan bahwa perdamaian itu nyata, khususnya di Sumatera Utara yang berbilang kaum. Mari kita kampanyekan potensi besar Pariwisita Sumatera Utara khususnya Pesona Wisata Danau Toba,” ajak Ryan yang juga ketua Panitia Peace is Possible Indonesia 2017 JCI World Campaign.com