Pelantikan Kepala OJK Regional Sumbagut, Gubsu Kerja Sama OJK dan Pemprovsu Sudah Banyak Hasilkan Capaian

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengapresiasi kerja sama dan sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 5 Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang terjalin selama ini. Apalagi kerja sama tersebut sudah banyak menghasilkan capaian untuk kesejahteraan masyarakat Sumut.

Hal itu disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi ketika menghadiri acara pelantikan dan serah terima jabatan Kepala OJK Regional 5 Sumbagut dari Lukdir Gultom kepada Yusup Ansori di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (14/12).

Gubsu mengatakan, kerja sama dan sinergi OJK dengan Pemprovsu selama ini sudah banyak menghasilkan capaian. Diantaranya, dalam pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Forum ini merupakan koordinasi antar instansi dan pemangku kebijakan yang berfungsi untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah. “Hal tersebut dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat daerah, khususnya Sumatera Utara,” kata Gubsu.

OJK juga mendorong percepatan proses pembentukan Penjaminan Kredit Daerah (JAMKRIDA) di Sumut, dalam rangka memudahkan fasilitas pembiayaan modal kerja oleh perbankan di Sumut. Selain itu, OJK mendorong perbankan untuk mendukung penambahan E-Warong di Sumut dalam rangka sinergi program laku pandai dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Sementara itu, Gubsu mengatakan, dalam fungsi perlindungan konsumen melalui penyehatan lembaga jasa keuangan di Sumut, OJK berperan dalam pertumbuhan kredit sebesar 98,17 persen. Serta dana total pihak ketiga sejak Desember 2011 sudah terhimpun tumbuh sebesar 77,10 persen.

BACA JUGA  Percepat Proses Pembangunan, Seluruh OPD dan BUMD Perlu Bersinergi dengan KPPU

Selain itu, penyaluran pembiayaan di Sumut tumbuh sebesar 56,89 persen, dan Single Investor Identification (SID) investor pasar modal di Sumut tumbuh sebesar 78,40 persen sejak Januari 2017. Sistem layanan informasi konsumen OJK dapat beroperasi dan sudah melayani dengan tepat 3.954 permintaan konsumen selama tahun 2018.

Gubsu mengapresiasi capaian kerja yang telah dilakukan OJK tersebut dan berharap ke depan, kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan. Gubsu juga akan terus memberdayakan bantuan OJK dalam menyejahterakan masyarakat Sumut. “Saya akan terus manfaatkan kesempatan ini, untuk Sumatera Utara yang sama-sama kita cintai ini,” ujar Edy Rahmayadi.

Di bawah kepemimpinan yang baru, Edy berharap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara semakin meningkat. Selain itu, diharapkan juga kepada Kepala OJK yang baru bisa terus bersinergi dengan Pemprovsu serta menciptakan program-program baru di masa depan. “Dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumut,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso melantik Yusup Ansori menjadi Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, menggantikan Lukdir Gultom. Selanjutnya Lukdir Gultom bertugas sebagai Advisor Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV.

Wimboh mengatakan OJK bertugas membantu Pemprovsu untuk memakmurkan masyarakat di Sumatera Bagian Utara. OJK Sumbagut telah membuat beberapa program di Sumut. “Di antaranya terkait obligasi daerah, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan bank wakaf mikro,” katanya.

BACA JUGA  Tertarik Perkembangan Ekonomi Sumut, Dubes Kanada Jajaki Peluang Tingkatkan Kerja Sama

OJK siap membantu seluruh masyarakat Sumut agar tidak kena praktek investasi bodong. Apalagi akhir-akhir ini banyak tawaran jasa keuangan dan fintech yang beredar di masyarakat. “Untuk itu, masyarakat tinggal melapor saja,” ujar Wimboh.

Ketua OJK Regional 5 Sumbagut yang baru Yusup Ansori mengatakan akan terus melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya. “Kita akan malanjutkan program-program sebelumnya, program yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 akan kita diskuiskan dan matangkan dengan Pak Gubernur,” ujar Yusup.

Yusup akan mengevaluasi segala laporan yang sudah masuk. Selain itu, OJK akan menginvestigasi perizinan segala produk dan jasa keuangan yang dilaporkan oleh masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Gubsu Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Nouval Makhyar, Konsul Amerika Serikat untuk Medan Juha P Salin, unsur Forkopimda, Forum Industri Keuangan, deputi komisioner serta pejabat di lingkungan OJK. **