Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan pengusaha Korea di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (1/10/2018). Kenjungan ini dilaksanakan untuk membahas investasi usaha di Sumatera Utara. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan Korea National Smart Water Grid Research Group (NSWGRG) untuk mengembangkan dan meningkatkan ketersediaan air bersih di Sumut.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi niat baik National Smart Water Grid Research Group untuk bekerja sama terkait pengembangan air bersih di Sumut. Air merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, ketersediaannya penting,” ujar Wakil Guberunur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah saat menerima rombongan NSWGRG, di ruang kerjanya, Senin (1/10).

Wagub Musa Rajekshah, yang sering juga disapa dengan Ijeck, menyampaikan bahwa Pemprov Sumut akan bersedia membantu segala kebutuhan yang dibutuhkan pihak NSWGRG untuk mendukung keberhasilan kerja sama tersebut.

“Masukan dari saya, selain pengembangan ketersediaan air bersih melalui pencarian titik-titik sumber air, perlu juga dilakukan pengelolaan air limbah. Air yang sudah digunakan dari rumah-rumah, di daur ulang kembali menjadi air bersih,” katanya.

Ijeck mengatakan bahwa ketersediaan dan kebutuhan air bersih sangat penting di tengah masyarakat. Sebagai pelayan masyarakat, kata Ijeck, sudah menjadi kewajiban Pemprov Sumut untuk menjamin kebutuhan vital ini tersedia dan terjangkau bagi masyarakat Sumut.

“Ada banyak faktor yang menyebabkan ketersediaan air mulai berkurang di Sumut. Sungai-sungai tercemari sampah, hal ini juga menjadi catatan penting bagi kita. Bagaimana untuk mengedukasi dan mempersuasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai,” tuturnya.

Sementara itu, Profesor Kyung Taek Yum bersama rombongan mewakili NSWGRG menyampaikan bahwa kedatangan mereka adalah untuk menindaklanjuti rencana kerja sama yang sudah didiskusikan tahun lalu.

“Tahun lalu, kami sudah pernah berkunjung ke sini. Dari tinjauan kami, daerah Belawan merupakan lokasi yang cocok untuk melakukan pilot project dan feasibility study sebagai langkah awal. Jika berhasil, kerja sama bisa kita lakukan untuk yang lebih besar di seluruh Medan sebagai Master Plan,” jelasnya.

Kepada Wagub, Kyung Taek meminta izin dan dukungan untuk kepada dirinya dan tim untuk bisa melakukan studi kelayakan. Dengan menggunakan teknologi canggih yang disebut Smart Water Grid yang terintegrasi dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi, NSWGRG mampu memetakan dan mendeteksi sumber-sumber air bersih.

“Pemetaan ini, akan memudahkan penyaluran air bersih kepada masyarakat. Dan semakin melimpah jumlah air bersih, harga juga terjangkau nantinya. Secara teknis, kita akan bekerja dan berkordinasi dengan PDAM,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Ir Ibnu Sri Hutomo MM, Kepala Biro Bina Perekonomian Ernita Bangun SE MAP, mewakili Biro Otda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Direktur Eksekutif Kadin Sumut Hendra Utama, Ketua Umum Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara, dan Wakil Ketua Kadin Sumut Sjahrian Harahap. **