Plt Sekda memotong tali tanda diresmikannya gerai bussines centre SMKN 1 Medan.

MEDAN – Guna mendorong kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berdaya saing khususnya kepada para alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diperlukan peran serta pihak swasta. Dengan transfer keilmuan mengenai bisnis ritel ini para siswa nantinya akan siap bekerja maupun jadi wiraswasta yang handal.

Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ibnu S Utomo yang menyambut baik dukungan Alfamart kepada SMKN1 Medan melalui program Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) membangun Laboraturium Pengelolaan Bisnis Ritel.

Dengan adanya Laboraturium tersebut diharapkan para siswa SMKN 1 Medan dapat memiliki pengetahuan dan siap bekerja selepas menuntut ilmu di sekolah tersebut.

“Tentu kita sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada SMKN1 Medan. Saya berharap dukungan melalui CSR ini tidak hanya di sekolah ini saja tetapi juga di sekolah-sekolah lainnya. Dengan transfer keilmuan mengenai bisnis ritel ini para siswa nantinya akan siap bekerja maupun jadi wiraswasta yang handal,” ujar Ibnu S Utomo saat menghadiri peresmian Bisnis Center di SMKN 1 Medan Jalan Sindoro No 1 Kecamatan Medan Kota, Selasa (29/08/2017).

Dalam kesempatan tersebut Ibnu S Utomo memotivasi para siswa agar memiliki motivasi yang tinggi sebagai wirausahawan dan tidak hanya terlalu berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil atau pekerja. Menurut Ibnu keberhasilan dapat diraih tidak hanya mengandalkan keilmuan yang dimiliki tetapi juga dimbangi dengan tekad dan kemauan yang tinggi.

“Kegagalan itu merupakan keberhasilan yang tertunda. Oleh karenanya raihlah keberhasilan itu dengan tekad yang kuat. Jangan hanya berpikiran suatu saat kita harus menjadi PNS. Tapi jadilah wirausahawan yang handal. Sesuai dengan semangat SMKN yakni siap kerja,” ujar Ibnu lagi.

Lebih lanjut dikatakan Ibnu, dengan hadirnya laboraturium bisnis, para siswa dapat memanfaatkan sebaik-baiknya untuk menambah keilmuan selama belajar di SMKN1 Medan. Tidak hanya menerima pengetahuan secara teori tetapi juga dapat dipraktekan langsung. Kepada para guru, Ibnu pun berpesan agar dapat mentransfer keilmuan mereka dan tetap mengedepankan nilai-nilai kejujuran.

Peresmian Laboraturium Pengelolaan Bisnis Ritel ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Plt Sekda Ibnu S Utomo didampingi Kepala SMKN 1 Medan Dra Asli Sembiring, Branch Manager Alfamart Medan Daru Harjanto, Ketua Komite SMKN 1 Medan Ir Rusdiono, dan Kepala UPTD Pendidikan Medan Selatan Drs Ramadhan Zuhri Bintang.

Branch Manager Alfamart Medan Daru Harjanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan dukungan pihaknya terhadap dunia pendidikan dalam rangka menyiapkan tenaga kerja khususnya di bidang ritel modern secara umum. Dikatakan Daru bahwa program seperti yang dilakukan di SMKN1 Medan ini sudah lama berjalan dan sudah mencapai 184 sekolah untuk seluruh Indonesia. Sedangkan di Sumatera Utara baru tiga dan yang memiliki kurikulum dan tempat praktek yakni Laboraturium bisnis hanya dua yakni di Siantar dan di SMKN 1 Medan.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Medan Dra Asli Sembiring menyampaikan terimakasih atas bantuan CSR yang diberikan Alfamart kepada sekolah yang dipimpinnya. Menurut Asli bahwa setelah melewati seleksi dari 60 siswa terdapat 39 siswa yang berhak berada di kelas Bisnis tersebut.

“Alhamdulillah setelah tujuh tahun saya disini akhirnya kita memiliki Laboraturium Bisnis. Karena memang salah satu yang menjadi ikonnya SMKN apalagi jurusan pemasaran dengan adanya program seperti Alfamart Class ini. Jadi saat PPDB lalu anak-anak kita diseleksi dari 60 dan akhirnya diterima 39 orang masuk kedalam kelas Bisnis ini,” pungkasnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.