Samosir – Sebanyak 25 sepeda motor yang diberikan kepada para Kepala Desa se-Kabupaten Samosir. Pemberian sepeda motor ini merupakan bantuan hibah dari Pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Disamping itu juga Pemprovsu menberikan bantuan bahan pangan untuk yayasan sosial dan masyarakat kurang mampu.

Bantuan ini diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen (Purn) Dr, Hj. Nurhajizah Marpaung SH, MH saat menghadiri puncak perayaan Hari Jadi ke XIV Kabupaten Samosir, di halaman Kantor Bupati Samosir, Pangururan, Selasa (27/2).

“Selamat Ulang Tahun Kabupaten Samosir ke XIV, Jaga Samosir dengan baik karena akan menjadi kawasan destinasi wisata mancanegara sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG)”, ucap Wagubsu Nurhajizah.

Turut hadir Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Wabup Juang Sinaga, anggota DPR RI Komisi V Roslinda Marpaung, Ketua DPRD Samosir

Rismawati Samarmata dan para anggota serta unsur Forkopimda Samosir, Sekdakab, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Samosir serta jajaran, Dharma Wanita dan organisasi perempuan, pimpinan OPD, para Camat dan Muspika, ASN Kabupaten Samosir, Bupati Tobasa Darwin Siagian mewakili Bupati dan Ketua DPRD Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, Penjabat Bupati 2004-2005 dan Bupati 2005-2010 dan 2010-2015 Wimar Simanjorang dan Mangindar Simbolon, Kepala BPKP Provsu Sihar Panjaitan, Pimpinan BUMN dan BUMD, para pendeta, tokoh agama dan masyarakat, pemakrasa pemekaran Samosir, masyarakat Samosir dan insan pers.

Lebih lanjut disampaikan Wagubsu Nurhajizah bahwa Danau Toba merupakan anugerah yang indah untuk kita. Oleh karenanya berharap kepada delapan kabupaten kawasan Danau Toba ini saling berperan aktif, bekerja sama dan bersinergi dalam mempercepat Kaldera Danau Toba menjadi anggota UGG.

Dengan menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai UGG tentunya dapat mewujudkan program Provsu yakni menghadirkan 1 juta wisatawan pertahun, maka dimohonkan kepada unsur Forkopimda agar menutup pintu-pintu masuk narkoba yang sekarang merupakan bahaya terbesar negara kita.

“Mari kita perangi bahaya narkoba, karena Sumut sudah merupakan daerah setelah Jakarta yang penduduknya paling banyak mengkonsumsi narkoba, “ujar Nurhajizah.

Disamping itu, Sumut sebagai provinsi yang memiliki daerah yang multi etnis tentunya selalu kita jaga kerukunan dalam bingkai ke-Bhineka Tunggal Ika-an dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa, pungkas Nurhajizah.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wabup Samosir mengajak masyarakatnya untuk selalu mengucapkan syukur atas apa yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa dengan meningkatkan kinerja dan daya saing.

Terimakasih kami ucapkan kepada Pj. Bupati dan Bupati terpilih terdahulu yang bekerjasama dengan stakeholder secara bahu membahu. Karena ini menjadi tambahan energi bagi kami untuk membuat kebijakan pembangunan, khususnya meningkatkan sektor pariwisata

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Samosirku, Samosir kita, I love U Samosir, ujar mereka kompak.

Kepada segenap masyarakat kami menyampaikan penghargaan yang tulus dan terimakasih yang tak terhingga atas jasa menjalankan roda pembanguna untuk menguatkan dan mengokohkan rancang bangun dasar pembangunan Samosir yang bermuara pada kemandirian dan kesejahteraan.

Selama 14 tahun kita telah berbanah diri dan membangun untuk menggapai kesejahteraan masyarakat, walau masih banyak keterbatasan dalam merespon ide dan masukan untuk kemajuan masyarakat. Keterbatasan ini lah yang menguatkan kita selalu hadir dimusrembang agar kita dapat memprioritaskan pembangunan untuk kemajuan Samosir.

Sejalan dengan tema Hari Jadi tahun ini “Dengan Perayaan Hari Jadi XIV Kabupaten Samosir, Mari Tingkatkan Kinerja dan Daya Saing Wujudkan Samosir Bangkit, Mandiri dan Sejahtera”, Bupati mengajak seluruh tingkat pemerintahan dari Kabupaten hingga Desa sebagai ujung tombak pembangunan agar tetus menerus meningkatan kapasitas masing-masing

Keterbatasan sarana dan prasarana bukanlah sebagai hambatan tetapi peluang untuk kebersamaan denga berperan serta saling menghargai dan melengkapi. Berikanlah nilai dan manfaat yang lebih untuk membangun bumi indah kepingan sorga tercinta karena dengan kebersamaan semua cita-cita kita akan terwujud.

Pj Bupati Samosir 2004 2005 dan Bupati terpilih periode 2005-2010 dan 2010-2015 Wimar Simanjorang dan Mangindar Simbolon memgatakan bahwa kinerja memerlukan motivasi untuk mencapai visi. Tidak mungkin membangun Samosir tetapi Samosir lah yang membangun karena tugas membangun samosir adalah tanggung jawab semua elemen masyarakat.

“Kami atas nama masyarakat siap mendukung program dan kegiatan pembangunan Bupati dan Wabup Samoair kearah bangkit, mandiri dan sejahtera, ujarnya.

Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata menjelaskan memasuki usia ke 14 tentunya adalah usia yang beranjak remaja. Oleh karenanya Kabupaten Samosir ini hendak menjadi apa?

“Apakah menjadi apakah Kabupaten Samosir kedepan ? Apakah menjadi sesuatu yang kita inginkan? Keinginan siapakah menjadikan Kabupaten Samosir kedepan?”

Pertanyaan ini lah yang megharuskan kita merefleksikan apa yang telah kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat. Dan semua ini merupakan kinerja dan tanggung jawab kita bersama, ujarnya.

Anggota DPRI Roslinda Marpaung sendiri mengingatkan bahwa diusia yang beranjak dewasa hendaknya menjadikan daerah kita maju.
“Kedatangan saya juga kesini sembari melihat infrastruktur seperti jembatan tanah ponggol.
Banyak sekali program pemerintah pusat dalam membantu pembangunan daerah, ucap Roslinda.

Sudah seharusnya, sebagai masyarakat Samosir karena
Danau Toba telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo aebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dimana mejadikan daerah kita sebagai prioritas pembangunan.

Untuk itu dihimbau kepada masyarakat Samosir hendaknya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya sehingga telah siap menjadi maayarakat yang ramah wisata.

Sedangkan kepada Bupati dan jajaran pemerintahnya harus dapat menyiapkan kegiatan wisata kultural sehingga menambah daya tarik wisatawan seperti disetiap tempat wisata maupun restoran agar selalu diiringi alunan musik khas daerah yang duliputar sayup-sayup, kata anggota DPR RI.

Sebelumnya Ketua Pelaksana Mahyu Sinaga melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya perayaan Hari Jadi ini sebagai ungkapan rasa ayukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat keindahan alam untuk segenap masyarakat Samosir dengan keadaan yang aman dan kondusif sehingga aktifitas elemen masyarakat berjalan lancar.

Kegiatan ini juga sebagai momentum melakukan refleksi bagi kita stakeholder pembangunan terhadap kinerja dan mengevaluasi 14 tahun samosir dalam pembanguna . Yakni merefleksikan apa yang sudah, sedang dan akan serta belum kita lakukan untuk mengoptimalkan kinerja dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.