Pemprovsu Dukung Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Melayu yang akan dilaksanakan di Kampus USU Februari mendatang. Diharapkan, acara tersebut dapat mempersatukan masyarakat Melayu yang ada di daerah ini.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Hj R Sabrina MSi ketika menerima kunjungan Panitia Penyelenggara Musyawarah Masyarakat Melayu antara lain Prof Djohar Arifin, Prof Subilhar, dan Sahyan Asmara, di ruang kerja Sekdaprovsu Lantai 9 kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (21/1).

“Silaturahmi akbar masyarakat Melayu ini tujuannya untuk mempersatukan masyarakat Melayu. Tentu saja Pemprovsu sangat mendukung,” ujar Sabrina.

Dikatakan Sabrina, sebenarnya masyarakat Melayu ini sangat banyak. Dengan dilaksanakannya acara silaturahmi akbar tersebut diharapkan dapat diketahui masyarakat melayu seberapa banyak, di mana saja dan bagaimana kondisinya saat ini.

“Dan kalau dihimpun, ini kan merupakan sumber daya manusia yang bisa membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam membangun, baik membangun daerah maupun membangun masyarakatnya. Karena ini juga untuk bagaimana agar kita tidak kehilangan jati diri,” ujar Sabrina yang juga keturunan kesultanan Melayu Raja Rantau.

Sebelumnya, panitia Musyawarah Masyarakat Melayu Prof Djohar Arifin menyampaikan, pihaknya sudah lama ingin menggelar silaturahmi akbar masyarakat Melayu ini. Apalagi, saat ini diketahui Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekdaprov Sumut adalah orang Melayu. “Dan ini kewajiban kita untuk membantu dan sama-sama membangun Sumatera Utara,” katanya.

BACA JUGA  Pengemudi GrabCar Merasa Dizalimi, Gubsu Edy Rahmayadi Bantu Berikan Solusi

Dikatakanya, potensi masyarakat Melayu ini di Sumut sangat besar. Sebanyak 39% masyarakat Melayu ada di daerah ini. “ Oleh karena itu, potensi besar ini harus kita arahkan bagaimana bersama-sama masyarakat lainnya membangun Sumatera Utara. Karena itu juga pertemuan ini perlu sebagai tombak kita untuk maju ke depan, hingga apa yang harus kita kerjakan dan kita perjuangkan semakin jelas,” ujar Djohar.

Disebutkannya, Musyawarah Masyarakat Melayu akan digelar Februari mendatang di Kampus USU Medan. Dihadiri seluruh tokoh dan masyarakat Melayu dari berbagai daerah di Sumut.**