Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina menerima perwakilan Kementerian Lingkung Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Selasa (18/6), di ruang kerjanya, lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan. (Biro Humas & Keprotokolan Setdaprovsu / Fahmi Aulia)

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyambut baik rencana peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) pada 27 Juni 2019 di Huta Ginjang, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Masyarakat pun diimbau untuk beralih membudidayakan tanaman yang ramah lingkungan, seperti Kacang Macadania.

Kacang Macadania juga bernilai tinggi dan berpotensi besar untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Karena itu, Pemprov Sumut sangat mendukung pengembangan budidaya Kacang Macadamia oleh Kementerian Lingkung Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) di daerah ini.

“Pemprov Sumut sangat mendukung rencana budidaya Kacang Macadamia, karena harganya yang tinggi,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sabrina ketika menerima perwakilan Kementerian Lingkung Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Selasa (18/6), di ruang kerjanya, lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan.

Sabrina sangat setuju rencana KLHK memasukkan budidaya Kacang Macadamia menjadi salah satu kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup di Huta Ginjang. Sabrina juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk mendukung program pengembangan budidaya Kacang Macadamia.

“Kita ke depannya akan mengajak masyarakat untuk menanam Kacang Macadamia yang memiliki prospek jual lebih besar dibandingkan hasil tanaman lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Rombongan Perwakilan KLHK RI Mery G Simanjuntak (Kasubdit Dit KTA) menjelaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini akan diadakan di daerah Huta Ginjang, Kabupaten Tapanuli Utara, pada 27 Juni 2019.

BACA JUGA  Pemprov Sumut Apresiasi Rencana LPSK Buka Perwakilan

“Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup, kita juga meluncurkan (launching) tanaman Kacang Macadamia, yang bibitnya diimpor dari Australia,” ujarnya.

Menurut Mery, tanaman Kacang Macadamia memiliki prospek dan nilai jual yang sangat tinggi. Pasalnya satu kilogram Kacang Macadamia tersebut bernilai Rp500.000. ” Untuk satu hektare lahan, bisa ditanami 500 sampai 600 pohon Kacang Macadamia, dan akan terus berbuah tidak seperti tanaman lain,” paparnya

Peringatan Hari Lingkungan Hidup pada 27 Juni mendatang rencananya akan dihadiri 5 menteri, yakni Menko Perekonomian, Menteri LHK, Menteri Kemaritiman, Menteri Keuangan, dan Menteri BUMN.**