Medan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir HT Erry Nuradi MSi memberikan penghargaan kepada 11 orang dan 8 lembaga yang peduli di bidang kebencanaan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Penghargaan diberikan usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), di Lapangan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut, Kamis (26/4).

“Saya berharap, para penerima penghargaan dapat menjadi teladan maupun motivator di tengah lingkungan masyarakat. Untuk itu, tetaplah menjadi contoh di tengah masyarakat. Tingkatkan terus kepedulian kalian kepada masyarakat yang terkena bencana,” ujar Gubsu saat menyerahkan penghargaan.

Sebelumnya, Erry menjelaskan bahwa tanggal 26 April dipilih sebagai hari kesiapsiagaan bencana karena tanggal tersebut adalah hari lahirnya Undang-Undang (UU) No.24 Tahun 2007, yakni perangkat hukum pertama yang mengubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif ke preventif.

Berdasarkan hasil kajian risiko bencana yang disusun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun 2015, kata Erry, jumlah jiwa terpapar risiko bencana kategori sedang-tinggi tersebar di 34 Provinsi mencapai 254.154.398 jiwa. Selama tahun 2017, terdapat 2.372 kejadian bencana yang mengakibatkan 377 jiwa meninggal dunia dan 3,49 juta harus mengungsi.

“Data-data ini memberikan kita gambaran betapa pentingnya untuk berinvestasi pada kesiapsiagaan bencana. Dampak bencana yang timbul seperti korban jiwa bisa ditekan, begitu pula dampak ekonomi,” kata Erry, saat menyampaikan amanat sebagai pemimpin apel.

Erry mengajak seluruh institusi, pemerintah daerah, lembaga usaha dan swadaya masyarakat untuk merealisasikan latihan evakuasi bencana, sehingga semakin banyak orang yang siaga terhadap bencana dan semakin banyak pula yang selamat dari bencana. “Saat latihan evakuasi bencana, jangan lupa pula untuk memperhatikan keterlibatan kelompok rentan seperti anak-anak, kaum lansia, para penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Sumut Dr Ir H Riadil Akhir Lubis MSi mengatakan bahwa Apel Peringatan HKB ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana.

“Semoga peringatan HKB hari ini menjadi awal untuk kita mulai membudayakan latihan kesiapsiagaan bencana di seluruh daerah. Dimana nantinya, latihan-latihan tersebut akan memberi kontribusi pada keselamatan orang-orang yang terkena bencana,” katanya.

Selain Apel Peringatan HKB, juga simulasi evakuasi bencana oleh BPBD Provsu, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba animasi dan fotografi tentang kebencanaan, serta penyerahan penghargaan bagi penggiat peduli kebencanaan.

Adapun beberapa nama penerima penghargaan kategori perorangan yakni Relawan Gunung Sinabung Pelin Sembiring Depari, Relawan Dapur Umum Posko Utama Penanganan Bencana Erupsi Sinabung D Arianto Harahap, Dandim 0205 Tanah Karo Letkol (Inf) Taufik Rizal SE, Relawan Erupsi Gunung Sinabung Ir Martin Sitepu, Relawan dan Instruktur mitigasi dan dalam operasi darurat bencana Aiptu (Purn) Mulyadi, Relawan Banjir Bandang Kabupaten Mandailing Natal Hatta Usman.

Untuk kategori lembaga, penerimanya ialah PT Perkebunan Nusantara III, Yayasan Obor Berkat Indonesia Kepulauan Nias, Politeknik Negeri Medan, Universitas Sari Mutiara, TVRI Stasiun Medan, Metro TV Biro Medan, DAAI TV Medan, dan Asosiasi Wartawan Peduli Bencana.

Turut hadir dalam Apel Peringatan HKB tersebut Kepala Biro Pemerintahan Setdaprovsu H Afifi Lubis SH, Kepala Biro Otonomi Daerah Setdaprovsu Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Kehutanan Provsu Halen Purba, Kepala Dinas Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu H Baharuddin Siagian SH MSi, Pejabat Eselon II atau yang mewakili dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan institusi/lembaga vertikal, Para pejabat dan kepala BPBD Kabupaten/Kota, Pimpinan dari lembaga/institusi non pemerintah, dan para penggiat kebencanaan.**